
“Kita pencarian agak sulit karena air pasanag, terus arus kencang dan memang cuaca sedang ekstrim,” ucapnya keapada intrik.id, Senin (11/3/2024) di Tanjung Berikat.
Danang menyebutkan, jika dalam 7 hari asruk tak juga ditemukan maka kemungkinan pencarian akan dihentikan dan hanya akan melakukan koordinasi dengan para nelayan dan juga instansi setempat.
“Kalau sudah 7 hari pencarian kita lakukan pemantauan dengan koordinasi instansi terkait yg terdekat lokasi,” ujarnya.