
Kemudian Jhoni Pardede memerintahkan Bakti memanggil Kasi Penkum Kejati Babel, Basuki Raharjo untuk mengkonfirmasi apakah benar Antoni Ramli diundang liputan pagi ini.
Setelah dikonfrontir, Kasi Penkum Basuki Raharjo membenarkan bahwa Antoni Ramli memang diundang untuk melakukan peliputan.
Mendengar penjelasan tersebut, Asintel Jhoni Pardede pun pergi meninggalkan Antoni Ramli dan Bakti. Antoni Ramli pun kemudian keluar dari halaman Kejati Babel dan bertemu dengan awak media lainnya yang tertahan tak diijinkan masuk liputan kegiatan Jaksa Agung ST. Burhanuddin secara langsung di halaman Kejati Babel.
Terpisah, Kapuspenkum Ketut Sumedana saat dikonfirmasi wartawan hanya menjawab singkat.
“Tidak ada itu mas,” jawabnya singkat.
Terpantau dari luar pagar kantor Kejati, pintu pagar besi setinggi 1,3 meter tersebut tertutup. Di pos jaga terlihat beberapa staf pengamanan Kejati Babel sedang berjaga, sembari ngobrol dengan anggota polisi. Seorang penjaga selalu mencegah wartawan yang akan masuk untuk meliput dengan alasan harus ada perintah Kasipenkum.(*/red)