
Hal serupa juga disampaikan oleh Meidita Nazila, siswi tunagrahita jenjang SMA, yang memperlihatkan jempol tanda bahagia saat mengikuti pelatihan.
“Senang sekali,” katanya sambil mengacung jari jempolnya.
PT Timah terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan inklusif, salah satunya melalui program pelatihan keterampilan ini. Dengan memberikan bekal keterampilan yang aplikatif, PT Timah berharap lulusan SLB dapat memiliki daya saing dan menjadi individu yang mandiri secara sosial dan ekonomi.
Sebelumnya, PT Timah juga telah berkolaborasi dengan SLB N 1 Mentok untuk mengadakan program Sekolah Difabel Entrepeneur PT Timah dengan memberikan pelatihan pembuatan jus dan membatik. (*)
Sumber: PT Timah