
Islam Solusinya
Perbuatan ini dengan sangat jelas dilarang oleh Islam, siapapun pelakunya akan ditindak tegas terlebih lagi jika ini merupakan sindikat. Islam menjadikan anak sebagai aset bangsa yang strategis karena merupakan generasi penerus untuk mewujudkan dan menjaga peradaban Islam yang mulia. Bagi orang tuanya anak juga menjadi milik yang berharga yang akan dilindungi dengan penuh tanggungjawab
Islam memiliki berbagai mekanisme untuk menjaga anak sejak dalam kandungan, termasuk menjaga nasab anak. Negara juga menjamin kesejahteraan dan memenuhi semua kebutuhan pokoknya dengan baik. Hal ini tidak lepas dari ekonomi. Maka negara akan memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga melalui pemberian kesejahteraan bagi kedua orang tuanya. Melalui penyediaan lapangan pekerjaan bagi kepala keluarga atau kaum laki laki. Lalu ibu fokus mengurus anak dan keluarga. Sehingga para perempuan tidak perlu lagi bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Kalaupun bekerja untuk kemaslahatan umat yang dibutuhkan masyarakat sesuai tuntunan syariat. Disisi lain negara akan memfasilitasi kebutuhan pokok lain seperti kesehatan, pendidikan, keamanan untuk keluarga. Pembiayaan untuk pemenuhan kebutuhan itu semuanya, didalam sistem islam sangat terjangkau bahkan bisa gratis. Negara memperolehnya melalui pemasukan negara di Baitul mal. Melalui pos kepemilikan umum : meliputi minyak bumi, gas, listrik, barang tambang, laut, sungai, selat, mata air, hutan, padang gembalaan hima, dan sebagainya. Dalam sistem islam negara yang wajib mengelolanya dan hasilnya untuk rakyat.
Sistem Pendidikan yang berbasis akidah akan menjadikan semua individu bertanggungjawab melindungi anak-anak, termasuk orang tuanya. Pada masa kekhilafahan Abbasiyah ada pendidikan rumah tangga yang diberikan untuk keluarga. Dalam sistem islam akan diberikan sanksi yang tegas dan menjerakan. Sehingga kejahatan seperti ini tak akan terjadi lagi. Wallahualam bissawab.(*)