
Algafry juga mengatakan, Si Paten kan memudahkan proses pemanfaatan Barang Milik Daerah dan menarik semua investor karena sudah mengetahui apa saja tanah dan aset berpotensi yang ada di Bangka Tengah ini.
“Era digitalisasi tentunya sangat membantu kita semua, maka dari itu Si Paten akan membantu Bangka Tengah dalam penambahan PAD Bangka Tengah kedepannya, ” ungkap Algafry.
Algafry juga berharap, aplikasi ini bisa menjadi salah satu terobosan yang dapat mengundang para investor untuk berinvestasi di Bangka Tengah.
Di tempat lain, Cherlini selaku Kepala BPKAD Bangka Tengah mengatakan, baru 7,43 persen aset tanah yang kita manfaatkan dan masih banyak aset tanah yang belum dimanfaatkan dengan baik untuk menambah PAD.