Setelah Dilantik, Molen Ingatkan PNS Harus Setia Kepada Pancasila

    Foto: Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil saat melantik PNS Kota Pangkalpinang.(ist)

    INTRIK.ID, PANGKALPINANG — Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil mengingatkan kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru dilantik untuk selalu taat dan setia kepada Pancasila.

    Hal itu diungkapkannya di Ruang Pertemuan (OR) lantai satu Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Senin (7/2/2022).

    “Ada orang yang ingin menghancurkan negara kita. Karena Indonesia ancaman bagi negara di luar sana, karena negara kita punya potensi yang luar biasa,” ungkap pria yang akrab disapa Molen itu.

    Menurutnya cara yang paling mudah untuk memecah belah Indonesia dengan mengadu domba termasuk potensi dari Suku Agama Ras dan Antargolongan (SARA). Ini diakibatkan karena pemahaman terhadap Pancasila yang semakin kurang dan terkikis.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Dulu ada Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4). Sekarang tidak ada lagi ya pak Erwandy (Kepala BKPSDM yang hadir dalam kesempatan itu-red),” ungkapnya.

    Untuk itu Molen mengingatkan kepada para ASN yang baru dilantik agar selalu taat dan patuh kepada Pancasila.

    “Kalian ingatkan dalam hati, bahwa sumpah yang kalian sampaikan tadi, taat dan setia kepada Pancasila. Ini mudah diucapkan namun memiliki konsekuensi,” tegasnya.

    Wali kota yang mengawali karier sebagai ASN ini meminta kepada seluruh pegawai negeri di lingkungan Pemkot Pangkalpinang untuk tidak terpapar radikalisme.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Pancasila harga mati, NKRI harga mati,” pungkasnya.(*)

    Mungkin Suka Ini juga:
    SMA N 1 Pangkalpinang Lepas 356 Siswa, Kepsek: Selamat Atas Kelulusan 100 Persen

    SMA N 1 Pangkalpinang Lepas 356 Siswa, Kepsek: Selamat Atas Kelulusan 100 Persen

    Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Agustu Harap BEKISAH Dilaksanakan Tiap Tiga Bulan

    Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Agustu Harap BEKISAH Dilaksanakan Tiap Tiga Bulan

    PMI Pangkalpinang Butuh 50 Kantong Darah Tiap Hari

    PMI Pangkalpinang Butuh 50 Kantong Darah Tiap Hari

    60 Sekolah di Pangkalpinang dapat Bantuan Pusat

    60 Sekolah di Pangkalpinang dapat Bantuan Pusat

    Tak Ada Motor Sampah jadi Kendala

    Tak Ada Motor Sampah jadi Kendala

    50 Persen Rumah di Pangkalpinang Tak Ada PBB

    50 Persen Rumah di Pangkalpinang Tak Ada PBB