Seleksi Peserta Jambore Nasional Kabupaten Bangka, Diduga Hanya Formalitas

    BANGKA. SUNGAILIAT.INTRIK.ID – Merasa seleksi peserta Pramuka Jambore Nasional diduga hanya formalitas, salah satu pengurus Gugus Depan ( Gudep ) Pramuka Kabupaten Bangka mempertanyakan hal tersebut.

    Dalam pesan singkat elektronik WhatsApp ( WA ) Kepada Redaksi INTRIK.ID Jum’at ( 20/5/2022) sore, Pengurus Gudep namanya tidak mau disebutkan itu mengatakan, seleksi peserta terkesan formalitas.

    “Jambore nasional ini sejatinya pesta Pramuka bukan ajang kompetisi, jadi terkait seleksi peserta seharusnya setiap gudep ada perwakilan, kalo hanya mau mengirimkan satu gudep saja tidak perlu seleksi untuk apa?,” ungkap pengurus itu.

    Kecurigaan pengurus Gudep itu timbul, lantaran hasil seleksi peserta dari Gudep tertentu nilainya 100 semua.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Saya berpendapat seleksi peserta Jambore Nasional tidak seportif, patut menjadi pertanyaan nilai salah satu Gudep, yang menjadi peserta Jambore Nasional semuanya seratus,” jelasnya.

    Pengurus itu berharap Ketua Kwarcab Pramuka Kabupaten Bangka , turun tangan mengatasi kejanggalan ini.

    “Saya berharap Ketua Kwarcab Pramuka Kabupaten Bangka turun tangan mengatasi kejanggalan ini, karena ketidakwajaran ini dapat merusak citra pramuka, terutama nilai kejujuran,”pintanya.

    Terpisah Ketua tim seleksi peserta Jambore Nasional Kabupaten Bangka Achmad Hidajat saat dikonfirmasi INTRIK.ID menepis dugaan formalitas itu.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Sebenarnya materi uji sudah di sampaikan jauh jauh hari… Dengan materi dasar sesuai dengan kurikulum pramuka yaitu materi syarat kecakapan Umum (Sku).. seorang pramuka pengalang dari rakit .. ramu sampai terap di minta menjawab pertanyaan dalam Sku… Jika Sku itu benar dalam pengujian seharusnya tak bermasalah dalam ujian kemarin,” pungkasnya.

    Penegasan kembali disampaikan Achmad Hidajat bahwa seleksi dimaksud tidak formalitas.

    “Serius bukan formalitas sebagai ketua tim penguji saya dr kwaran Belinyu di bantu dr beberapa kwaran lain dari anggota andalan kwarcab bukan pembina atau tim dr sekolah,” tutupnya.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Wisuda ke-37 UBB, Rektor Tantang Lulusan Tak Sekadar Cari Kerja, Tapi Ciptakan Dampak bagi Masyarakat

    Wisuda ke-37 UBB, Rektor Tantang Lulusan Tak Sekadar Cari Kerja, Tapi Ciptakan Dampak bagi Masyarakat

    Tanam Mangrove di Hari Mangrove Sedunia, Siswa MumTas Koba Belajar Menjaga Pesisir

    Tanam Mangrove di Hari Mangrove Sedunia, Siswa MumTas Koba Belajar Menjaga Pesisir

    Kapal Ambulance Milik Dinkes Kabupaten Bangka Masih Beroperasi, Biaya Operasional Bersumber dari APBD

    Kapal Ambulance Milik Dinkes Kabupaten Bangka Masih Beroperasi, Biaya Operasional Bersumber dari APBD

    PT Timah Edukasi Santri Darul Furqan Kenali Bahaya Kebakaran dan Cara Penanganannya

    PT Timah Edukasi Santri Darul Furqan Kenali Bahaya Kebakaran dan Cara Penanganannya

    Tahun 2024 Pemkab Bangka Katanya Defisit Anggaran, Tapi Mampu Beli Kapal Ambulance Meliaran?

    Tahun 2024 Pemkab Bangka Katanya Defisit Anggaran, Tapi Mampu Beli Kapal Ambulance Meliaran?

    Dapet Kabar PT Dewa Putra Bangka Di Panggil Pidsus

    Dapet Kabar PT Dewa Putra Bangka Di Panggil Pidsus