
“Selama disini cuma kakak saja yang menjenguk saya dan itu cuma satu kali. Ia kesini hanya ingin bilang selalu sabar dan sudah memaafkan saya dan akan menunggu saya sampai kapanpun,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan, dirinya tak pernah berhenti merasa bersalah atas perbuatannya tersebut.
“Saya merenung, belajar agama dan sangat menyesalinya. Kalau ditanya seperti ini saya sangat ingin memutar waktu,” ungkapnya sambil meneteskan air matanya.(Erwin)