
Saat diwawancarai, Jamal mengaku selama sebulan ditahanan ia belajar sholat, mengaji, puasa serta menjadi muazin dalam sel tahanan.
“Saya udah gak itung hari lagi setelah masuk sini. Yah mungkin udah sebulan. Saya cuma menyesali perbuatan saya. Saya cuma belajar ngaji, sholat, puasa dan juga menjadi muazin selama saya disini,” tuturnya.
Ia mengatakan, dirinya hanya dijenguk satu kali oleh kakaknya untuk mengatakan bahwa keluarga sudah memaafkannya.