Sekda Kota Pangkalpinang Minta Pegawai Bersyukur

    INTRIK.ID, PANGKALPINANG — Sekda Kota Pangkalpinang, Mie Go meminta pegawai di Pemerintahan Kota Pangkalpinang untuk bersyukur.

    Hal itu disampaikannya saat menjadi pembina apel gabungan di halaman wali kota Pangkalpinang, Senin (7/7/2025).

    Ia mengatakan dengan rasa syukur maka akan mengurangi stres sehingga menimbulkan rasa bahagia.

    “PHL maupun tegana kerja non ASN harus bersyukur karena tetap bekerja. Sebelumnya sempat ada gonjang-ganjing terkait kebijakan tapi bersyukur masih bisa bekerja,” ungkapnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Ia menambahkan gaji para PHL juga tidak ada pengurangan dan tetap dibayarkan setiap bulannya meskipun dalam kondisi defisit.

    “Di daerah lain ada pengurangan, gaji kita tetap walaupun dibandingkan dengan UMP masih jauh. Untuk itu kita harus tetap bersyukur,” tegas Mie Go.

    Untuk itu, ia meminta agar instansi terkait untuk bisa bekerja dengan maksimal dalam meningkatkan PAD sehingga belanja pegawai juga bisa tinggi.

    Dalam apel itu juga dilaksanakan pembacaan teks ASN Berakhlak, deklarasi anti korupsi, serta penyerahan tali asih dan penghargaan dari KORPRI Kota Pangkalpinang kepada ASN yang memasuki purna tugas dan meninggal dunia sebanyak tujuh pegawai.

    Space Iklan/0853-1197-2121
    Mungkin Suka Ini juga:
    60 Sekolah di Pangkalpinang dapat Bantuan Pusat

    60 Sekolah di Pangkalpinang dapat Bantuan Pusat

    Tak Ada Motor Sampah jadi Kendala

    Tak Ada Motor Sampah jadi Kendala

    50 Persen Rumah di Pangkalpinang Tak Ada PBB

    50 Persen Rumah di Pangkalpinang Tak Ada PBB

    DWP Kota Pangkalpinang Gelar Halal Bihalal, Mie Go: Bukan Sekedar Organisasi Istri PNS

    DWP Kota Pangkalpinang Gelar Halal Bihalal, Mie Go: Bukan Sekedar Organisasi Istri PNS

    Tak Lagi Pakai Konsep 4 Sehat 5 Sempurna, TP PKK Pangkalpinang Sosialisasikan B2SA

    Tak Lagi Pakai Konsep 4 Sehat 5 Sempurna, TP PKK Pangkalpinang Sosialisasikan B2SA

    Puluhan Guru Ikuti Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia

    Puluhan Guru Ikuti Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia