
INTRIK.ID, PANGKALPINANG – Gemuruh suara hafalan Al-Qur’an memenuhi aula Hotel Bangka City saat ribuan santri mengikuti prosesi Wisuda Santri TK/TPA Angkatan XXVI dan Wisuda Tahfidz Juz 30 Angkatan II yang digelar oleh LPPTKA DPD BKPRMI Pangkalpinang.
Acara yang berlangsung selama dua hari, 21-22 Mei 2026 ini, menjadi momentum bersejarah bagi 2.189 wisudawan, yang terdiri dari 2.117 wisudawan reguler dan 72 wisudawan tahfidz juz 30.
Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, yang hadir langsung pada hari kedua setelah menempuh perjalanan dinas luar kota, memberikan pesan mendalam bagi para santri dan orang tua. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa esensi pendidikan Al-Qur’an bukan sekadar tentang kecerdasan logika.
”Al-Qur’an mengajarkan kita bahwa ilmu itu bukan hanya perkara otak atau berpikir logis semata. Ada kecerdasan spiritual yang jauh lebih penting, yakni kemampuan memiliki adab,” ujar Prof. Saparudin di hadapan para wisudawan.
Beliau menegaskan bahwa di TPA lah anak-anak ditempa untuk memiliki akhlakul karimah—bagaimana bersikap santun kepada orang tua hingga menghargai teman sebaya. Hal ini, menurutnya, seringkali tidak ditemukan dalam pendidikan intelektual murni.
Selain memberikan selamat, Prof. Saparudin juga membocorkan rencana strategis Pemerintah Kota Pangkalpinang untuk memperkuat karakter remaja. Tahun depan, Pemkot berencana meluncurkan program wajib bagi siswa SMP untuk berada di masjid dari waktu Ashar hingga Isya.
”Kami sedang merencanakan agar tahun depan anak-anak SMP kita wajib beraktivitas di masjid sore hingga Isya. Kami memohon bantuan BKPRMI untuk menjalankan program ini. Kita ingin masjid-masjid penuh dengan anak-anak yang belajar Al-Qur’an dan Bahasa Arab,” ungkapnya.
Langkah ini diambil sebagai upaya konkret Pemkot Pangkalpinang dalam menekan angka kenakalan remaja dengan cara mendekatkan generasi muda ke lingkungan masjid.
Tak lupa, Wali Kota menyampaikan rasa terima kasih dan hormat setinggi-tingginya kepada Ketua BKPRMI beserta seluruh jajaran ustadz dan ustadzah.
”Terima kasih atas semangat tinggi dan upaya tanpa lelah dalam membimbing anak-anak kita sehingga mereka bisa lulus dan diwisuda pada sore hari ini. Dedikasi kalian adalah investasi bagi masa depan Pangkalpinang,” tuturnya menutup sambutan.
Operasi wisuda yang berlangsung khidmat ini membuktikan bahwa semangat membumikan Al-Qur’an di “Kota Beribu Senyuman” tetap menyala, menjadi fondasi bagi lahirnya generasi yang tidak hanya pintar, tapi juga berakhlak mulia.