
Ia juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk bijak dan berhati-hati dalam menggunakan media sosial.
“Selama saya menjabat sebagai Kasat Reskrim sudah ada dua kasus seperti ini. Dulu ada di Mendo Barat,” tandasnya.
Sementara itu, Rizki Septiono meminta maaf atas beredarnya video hoax tersebut karena sudah meresahkan masyarakat.
“Saya meminta maaf sebesar-besarnya kepada Kapolsek Merawang, Kapolres Bangka dan seluruh masyarakat Bangka Belitung yang merasa dirugikan atas vodeo hoax yang sebar ke grup WhatsApp,” katanya saat dihadirkan dalam konferensi pers.(red)