
Ia mengatakan bercak yang menempel di baju dan mobil Rizki juga dipastikan bukan darah.
“Setelah kami berkoordinasi dengan pihak Direktorat Kriminal Umum Polda Babel melalui Seksi Identifikasi, kemudian mencocokkan darah sample yang ada di mobil maupun di baju dengan tools kit, hasilnya tidak identik dengan darah, baik itu darah manusia maupun darah hewan,” jelasnya.
Kendati demikian, pihaknya masih melakukan upaya persuasif terhadap pelaku dengan memberikan sanksi berupa peringatan keras.
“Kita masih lakukan tindakan persuasif dengan pembinaan dan memberikan peringatan keras agar tidak mengulangi lagi. Namun, ketika masih mengulangi akan kita lakukan tindakan hukum sesuai Undang-undang yang berlaku,” tegas Rene.