
“Sejak 2015 kita sudah mulai mempersiapkan penataan laporan, aset, dan akuntansi untuk meraih WTP. 2016 sabenarnya sudah dapat, tapi kita penataan asetnya yang kurang bagus. Tapi dengan kerja keras aset sudah tertata dengan baik,” jelasnya.
Radmida berharap, ke depan selain meraih opini WTP, akuntabilitas penyelenggaraan keuangan pemerintah daerah yang baik juga dapat terwujud.
Selain itu, Radmida juga mengapresiasi dan berterima kasih kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta seluruh stakeholder yang telah mendukung tercapainya WTP. Selain Kota Pangkalpinang, 500 pemerintah daerah dan 83 Kementerian/Lembaga lainnya juga menerima WTP dari Menkeu di tahun 2022.(*)