
“Habis semua sekolah sudah kita sosialisasikan, barulah kita akan tilang dan melakukan penyitaan terhadap kendaraan atau knalpot brong yang digunakan oleh siswa tersebut,” lanjutnya.
Ia menuturkan, program ini sangat didukung oleh para guru dan kepala sekolah karena banyak angka kecelakaan remaja yang terjadi sekarang-sekarang ini.
“Ini kan untuk mengurangi jumlah angka kecelakaan remaja. Ditambah mereka semua usia produktif dan harapan bangsa. Harus kita jaga dan bina dengan baik. Kan semua guru dan kepala sekolah sangat mendukung program ini, ” tutur Nannang.
Nannang menghimbau untuk semua pengendara agara selalu mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.