Puluhan Atraktor Cumi Ditenggelamkan di Bakau Limau

    INTRIK.ID, BELITUNG TIMUR — Puluhan atraktor cumi di perairan Bakau Limau, Kabupaten Belitung Timur ditenggelamkan untuk meningkatkan hasil tangkapan nelayan.

    Penenggelaman 36 unit atraktor itu dilakukan oleh PT Timah bersama kelompok nelayan pesisi setempat pekan lalu.

    Penenggelaman atraktor cumi ini diharapkan tidak hanya untuk menjaga ekosistem laut, tapi juga memberikan dampak ekonomi bagi nelayan sekitar dan dapat menjadi rumah bagi para cumi sehingga memudahkan nelayan dalam menangkapnya.

    Sebelumnya, PT Timah juga melibatkan kelompok nelayan Pesisir Pulau Buku Limau untuk membuat atraktor cumi ini, sehingga bisa memberikan dampak ekonomi bagi nelayan.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Ketua Kelompok nelayan Pesisir Pulau Buku Limau Amirudin mengatakan, penenggelaman atraktor cumi ini memang sangat dibutuhkan karena selama ini untuk mendapatkan cumi mereka harus melaut jauh.

    “Kami senang dengan adanya penenggelaman atraktor cumi ini, kalau nanti ini berhasil setelah dimonitoring kami tidak perlu lagi jauh-jauh untuk menangkap cumi. Selama ini kami harus melaut cukup jauh untuk bisa mendapatkan cumi,” katanya.

    Menurutnya, keberadaan atraktor cumi ini tidak hanya bisa meningkatkan hasil tangkapan mereka tapi juga bisa menghemat penggunaan BBM untuk melaut.

    “Selama ini kami kalau melaut jauh, butuh bahan bakarnya banyak dan semakin hari semakin mahal. Tapi dengan adanya atraktor cumi yang ditenggelamkan dengan jarak yang cuma 1 mil ini tentu selain lebih dekat kami juga bisa menghemat bahan bakar,” katanya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Kedepan, ia berharap program ini dapat terus berlanjut sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih banyak oleh nelayan.

    Sementara itu, Sekretaris Desa Buku Limau Muhammad Agung mengapresiasi langkah PT Timah yang telah menggelamkan atraktor cumi di daerah mereka sehingga bisa memberikan manfaat bagi masyarakat nelayan.

    “Sekitar 90 persen masyarakat berprofesi sebagai nelayan, harapan kami kedepannya mudah-mudahan bisa menambah pendapatan nelayan. Karena memang sejauh ini nelayan kami cukup jauh kalau mau menangkap cumi,” katanya.(*)

    Sumber: PT Timah

    Mungkin Suka Ini juga:
    Pantai Rambak Dibersihkan, PT Timah Ajak Warga Jaga Ekosistem Pesisir dari Ancaman Sampah

    Pantai Rambak Dibersihkan, PT Timah Ajak Warga Jaga Ekosistem Pesisir dari Ancaman Sampah

    500 Pohon Ditanam di Sempadan Sungai Romodong, Jadi Ikhtiar Pulihkan Lahan Kritis Belinyu

    500 Pohon Ditanam di Sempadan Sungai Romodong, Jadi Ikhtiar Pulihkan Lahan Kritis Belinyu

    PT Timah Gandeng Sekolah Ubah Sampah Plastik Jadi Ecobrick, Tanamkan Budaya Peduli Lingkungan Sejak Dini

    PT Timah Gandeng Sekolah Ubah Sampah Plastik Jadi Ecobrick, Tanamkan Budaya Peduli Lingkungan Sejak Dini

    Setelah Bertahun-tahun Menumpang, Majelis Taklim di Kundur Kini Punya Tempat yang Lebih Layak

    Setelah Bertahun-tahun Menumpang, Majelis Taklim di Kundur Kini Punya Tempat yang Lebih Layak

    Cahaya Obor dan Lantunan Al-Qur’an Warnai Tahun Baru Islam di Kundur Barat

    Cahaya Obor dan Lantunan Al-Qur’an Warnai Tahun Baru Islam di Kundur Barat

    Dari Simpang Mak Janda Menjadi Simpang Tanjak, Ikon Baru Sawang Laut yang Hidupkan Identitas Melayu dan UMKM

    Dari Simpang Mak Janda Menjadi Simpang Tanjak, Ikon Baru Sawang Laut yang Hidupkan Identitas Melayu dan UMKM