PT Timah Ingatkan Karyawan Waspadai Sindrom Metabolik, Penyakit yang Dijuluki Bom Waktu

    INTRIK.ID, BABEL PT Timah (Persero) Tbk terus mendorong peningkatan kesadaran kesehatan di lingkungan kerja melalui berbagai program edukasi. Kali ini, perusahaan menggelar webinar kesehatan bertema “Kenali Sindrom Metabolik, Tingkatkan Produktivitas” yang diikuti karyawan dari berbagai wilayah operasional, Senin (8/6/2026).

    Kegiatan yang dilaksanakan secara virtual ini menghadirkan dokter spesialis penyakit dalam RS Siloam, dr. Hamka Gunawan M, SpPD, FINASIM, serta nutrisionis RS Siloam, Linda Eratni Elik, S.Gz.

    Webinar tersebut menjadi bagian dari upaya PT Timah dalam meningkatkan pemahaman karyawan mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak dini, mengingat kondisi kesehatan memiliki hubungan erat dengan produktivitas kerja dan kualitas hidup.

    Dalam paparannya, dr. Hamka menjelaskan bahwa sindrom metabolik bukanlah satu penyakit tertentu, melainkan kumpulan gangguan kesehatan yang terjadi secara bersamaan dan dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Sindrom metabolik sering disebut sebagai bom waktu karena dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan diabetes tipe 2 secara signifikan apabila tidak ditangani,” jelasnya.

    Menurut dr. Hamka, kondisi tersebut dapat memicu berbagai komplikasi serius seperti penyakit jantung koroner, stroke, diabetes melitus hingga gangguan fungsi ginjal. Namun demikian, sindrom metabolik masih dapat dicegah bahkan diperbaiki apabila ditangani sejak dini.

    “Kondisi ini bisa diperbaiki dan dikembalikan ke posisi sehat apabila dilakukan perubahan gaya hidup secara konsisten,” katanya.

    Ia menyebut beberapa indikator yang perlu diwaspadai, di antaranya obesitas sentral atau penumpukan lemak di area perut, tingginya kadar trigliserida, rendahnya kolesterol baik (HDL), tekanan darah tinggi, serta meningkatnya kadar gula darah.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Untuk menekan risiko tersebut, dr. Hamka menyarankan masyarakat menerapkan pola hidup sehat melalui pengaturan pola makan, aktivitas fisik secara rutin, menjaga berat badan ideal, tidur yang cukup, serta mengelola stres dengan baik.

    Selain edukasi medis, peserta webinar juga mendapatkan pemahaman mengenai pola makan sehat dari nutrisionis RS Siloam, Linda Eratni Elik, S.Gz. Ia menjelaskan pentingnya pengaturan asupan gizi seimbang sebagai langkah utama dalam mencegah berbagai penyakit metabolik.

    Melalui program edukasi kesehatan yang dilakukan secara berkelanjutan, PT Timah berharap dapat membangun budaya hidup sehat di lingkungan kerja serta menciptakan sumber daya manusia yang sehat, produktif, dan mampu bersaing di tengah tantangan dunia kerja yang semakin dinamis.

    Sumber: PT Timah Tbk

    Mungkin Suka Ini juga:
    Bukan Sekadar Fogging, PT Timah dan Warga Kundur Barat Bersatu Cegah DBD Sebelum Ada Korban

    Bukan Sekadar Fogging, PT Timah dan Warga Kundur Barat Bersatu Cegah DBD Sebelum Ada Korban

    Jawab Kebutuhan Warga Pulau, PT Timah Resmikan Klinik Modern di Kundur

    Jawab Kebutuhan Warga Pulau, PT Timah Resmikan Klinik Modern di Kundur

    Habiskan Rp9 Miliar per Tahun, UHC Bangka Tengah Hampir 100 Persen

    Habiskan Rp9 Miliar per Tahun, UHC Bangka Tengah Hampir 100 Persen

    Warga Merawang Terbantu Dengan Program Mobil Sehat

    Warga Merawang Terbantu Dengan Program Mobil Sehat

    Karyawan PT Timah Diajari Tentang Gangguan Lambung

    Karyawan PT Timah Diajari Tentang Gangguan Lambung

    PT Timah dan PT DAK Waspada Super Flu

    PT Timah dan PT DAK Waspada Super Flu