PT Timah dan Nelayan Bangka Tebar Harapan Baru bagi Populasi Cumi-cumi

    INTRIK.ID, BANGKA – Upaya menjaga populasi cumi-cumi di Perairan Timur Pulau Bangka terus diperkuat. PT Timah (Persero) Tbk bersama Yayasan Sayang Babel Kite dan nelayan kembali melakukan restocking cumi-cumi serta menenggelamkan 10 unit atraktor cumi di Pantai Tuing, Desa Mapur, Kabupaten Bangka.

    Program ini bertujuan meningkatkan peluang hidup cumi-cumi sejak fase awal sebelum dilepas kembali ke habitat alaminya, sehingga diharapkan mampu menjaga keberlanjutan stok sumber daya laut yang menjadi andalan nelayan.

    Ketua Yayasan Sayang Babel Kite, Indra Ambalika, menjelaskan telur dan anakan cumi memiliki risiko tinggi dimangsa predator di alam. Karena itu, sebagian telur ditetaskan terlebih dahulu dalam wadah terkontrol sebelum dilepas ke laut.

    “Melalui proses ini, peluang hidup cumi-cumi menjadi lebih besar dibandingkan jika seluruh proses berlangsung secara alami,” katanya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Selain restocking, sebanyak 10 atraktor cumi juga dipasang sebagai tempat bertelur alami. Langkah ini diharapkan membantu meningkatkan populasi cumi-cumi yang memiliki nilai ekonomi tinggi bagi masyarakat pesisir Bangka.

    Indra menyebut program tersebut merupakan bagian dari reklamasi laut berbasis rehabilitasi biologi. Menurutnya, langkah PT Timah patut diapresiasi karena ikut menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan yang menjadi tumpuan hidup nelayan.

    “Harapannya, program ini menjadi pemicu meningkatnya perhatian terhadap pengelolaan sumber daya cumi-cumi secara berkelanjutan, baik oleh pemerintah, akademisi maupun masyarakat nelayan,” ujarnya.

    Department Head Corporate Communication PT Timah, Anggi Siahaan, mengatakan restocking cumi merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan reklamasi dan rehabilitasi ekosistem laut secara berkelanjutan.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Program ini diharapkan mampu menjaga keanekaragaman hayati laut, mendukung keberlanjutan sumber daya perikanan, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat nelayan,” katanya.

    Selain restocking cumi-cumi, PT Timah juga secara konsisten menjalankan berbagai program rehabilitasi pesisir dan laut, mulai dari pembangunan breakwater, penanaman mangrove, pemasangan artificial reef, pembangunan fish shelter, transplantasi karang, hingga restocking kepiting bakau sebagai bagian dari penerapan praktik pertambangan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

    Sumber: PT Timah Tbk

    Mungkin Suka Ini juga:
    Dibangun Bergotong Royong, Masjid Baiturrahman di Air Kuang Kini Tambah Fasilitas Berkat Bantuan PT Timah

    Dibangun Bergotong Royong, Masjid Baiturrahman di Air Kuang Kini Tambah Fasilitas Berkat Bantuan PT Timah

    Tujuh Tahun Berkarya, Grup Rebana di Belinyu Akhirnya Punya Harapan Baru

    Tujuh Tahun Berkarya, Grup Rebana di Belinyu Akhirnya Punya Harapan Baru

    Hanya Ada di Bangka, Ikan Betta Burdigala Kini Berstatus Kritis

    Hanya Ada di Bangka, Ikan Betta Burdigala Kini Berstatus Kritis

    Tujuh Tahun Dibangun, Masjid di Desa Jelutung Masih 40 Persen Rampung

    Tujuh Tahun Dibangun, Masjid di Desa Jelutung Masih 40 Persen Rampung

    PT Timah Restocking 5.600 Kepiting Bakau di Karimun

    PT Timah Restocking 5.600 Kepiting Bakau di Karimun

    PT Timah Dukung Komunitas Pendonor Darah Belinyu, Bantu Penuhi Kebutuhan Darah Pasien

    PT Timah Dukung Komunitas Pendonor Darah Belinyu, Bantu Penuhi Kebutuhan Darah Pasien