PSI Ban Motor Jadi Penentu Keselamatan, Ini Risiko Fatal Jika Diabaikan

    Intrik.id – PSI ban motor merupakan satuan tekanan angin yang menjadi hal penting untuk diperhatikan. Bagi yang belum mengetahuinya, istilah PSI sendiri merupakan kependekan dari Pound per Square inch. Berikut akan kita bahas lebih lanjut tentang tekanan angin ban motor dan berbagai dampaknya.

    Baca juga: AC Mobil Lupa Dimatikan, Ancaman Kerusakan Komponen dan Biaya Servis

    PSI Ban Motor yang Ideal demi Keamanan dan Kenyamanan

    Tekanan angin pada ban menjadi hal yang sangat penting meskipun beberapa orang mungkin menganggapnya sepele. Sebab tekanan angin tersebut mempu mempengaruhi kenyamanan, performa, dan keamanan selama berkendara di jalan. Pada kendaraan sepeda motor pun sudah ada aturan tersendiri tentang tekanan angin bannya yang tepat.

    Setiap pabrikan kendaraan sendiri biasanya memberikan rekomendasi tekanan angin yang berbeda-beda tergantung berbagai faktor. Namun secara umum tekanan angin yang ditetapkan yaitu 28-33 PSI untuk bagian depan dan 33-40 PSI bagian belakang. Tekanan angin tersebut juga bisa berbeda-beda tergantung jenis atau model sepeda motor itu sendiri.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Untuk motor bebek atau matic tekanan yang tepat yaitu 29 PSI depan dan 33 PSI belakang. Kemudian PSI ban motor untuk jenis sport yaitu 30 PSI di depan dan 36 PSI belakang. Sementara itu, untuk motor besar atau touring yaitu 36 PSI depan dan 42 PSI di belakang.

    Pentingnya Menjaga Tekanan Angin Ideal

    Memastikan bahwa tekanan angin selalu sesuai dengan anjuran adalah hal yang sangat penting. Sebab dengan tekanan angin yang sesuai, maka bisa membuat kendaraan terasa lebih stabil selama melaju. Sebab ban bisa menciptakan kontak secara maksimal dengan permukaan jalan sehingga motor mudah untuk dikendalikan.

    Tekanan angin yang tepat juga bisa mengurangi risiko selip atau kehilangan kontrol kendaraan saat berkendara. Saat melakukan manuver seperti menikung atau ketika mengerem mendadak pun pastinya tetap lancar dan aman. Sehingga risiko kecelakaan bisa berkurang dan keselamatan pengendara maupun orang yang dibonceng tetap aman.

    Manfaat penting PSI ban motor yang tepat lainnya yaitu membantu meningkatkan umur pakai komponen kendaraan tersebut. Sebab tekanan angin yang tepat akan membuat penggunaan ban motor lebih rata sehingga bisa mencegah keausan akibat medan terjal. Sehingga usia pakainya menjadi lebih lama dan pengendara tidak perlu sering menggantinya dalam waktu berdekatan.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Baca juga: Yamaha FZ X Hybrid 2025 Rilis, Tampil Gagah Ada ABS TCS Ini Detail Fiturnya

    Dampak Tekanan Angin Terlalu Rendah

    Tekanan angin yang kurang dan tidak sesuai standar tentunya bisa memberikan berbagai dampak negatif tersendiri. Berikut adalah beberapa dampak negatifnya yang bisa dirasakan langsung oleh pengendara sepeda motor:

    • Saat berkendara motor menjadi terasa lebih berat.
    • Kendaraan menjadi lebih sulit dikendalikan sehingga bisa memperbesar risiko terjadinya kecelakaan.
    • Konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros karena mesin harus bekerja lebih keras akibat roda kurang optimal dalam bergerak.
    • Kondisi ban menjadi lebih aus terutama di bagian pinggirannya sehingga pengendara juga harus lebih sering menggantinya.
    • PSI yang kurang membuat kontak antara ban motor dan permukaan aspal menjadi lebih lebar. Dampaknya yaitu traksi menjadi berkurang karena distribusi berat menjadi tidak rata.
    • Ban bisa mengalami gesekan yang berlebihan dengan permukaan jalan sehingga menyebabkan overheat hingga akhirnya meledak.

    Risiko Tekanan Angin Terlalu Tinggi

    Selain tekanan rendah yang berdampak buruk, tekanan angin terlalu tinggi juga bisa memberikan dampak negatif. Berikut ini adalah beberapa dampaknya yang penting untuk diketahui:

    • Traksi di jalan berpasir atau jalan basah berkurang karena semakin sedikit permukaan ban yang kontak dengan jalan.
    • Ban menjadi lebih mudah pecah ketika melewati lubang di jalan atau terkena benturan dengan keras.
    • Ban bagian tengah akan menjadi lebih cepat aus karena beban terpusat di sana selama berkendara.
    • Motor menjadi lebih keras sehingga mampu mengurangi rasa nyaman, apalagi saat harus berkendara jarak jauh.
    • Kendaraan menjadi terasa kurang stabil, terutama saat melewati jalanan yang tidak rata.

    Baca juga: Spesifikasi Mobil Listrik Honda S7, SUV Futuristik dengan Performa Canggih

    Memastikan PSI ban motor dalam angka yang tepat sesuai anjuran memang menjadi hal sangat penting. Sebab dengannya maka kegiatan berkendara menjadi lebih aman, nyaman, dan terhindar dari risiko kecelakaan. Kondisi ban kendaraan juga menjadi lebih awet dan konsumsi bahan bakarnya pun tetap hemat. Karena itu pastikan bahwa tekanan ban motor selalu dalam angka PSI yang tepat.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Honda CUV e Roadsync Duo, Terobosan Motor Listrik Hemat hingga Performa Maksimal

    Honda CUV e Roadsync Duo, Terobosan Motor Listrik Hemat hingga Performa Maksimal

    Memahami Perbedaan V-Belt K35 dan K36 pada Motor Matic, Dari Performa hingga Aplikasinya

    Memahami Perbedaan V-Belt K35 dan K36 pada Motor Matic, Dari Performa hingga Aplikasinya

    Kawasaki KLE 500 Resmi Meluncur di Indonesia, Motor Adventure Bermesin 451 cc dengan Suspensi Tangguh

    Kawasaki KLE 500 Resmi Meluncur di Indonesia, Motor Adventure Bermesin 451 cc dengan Suspensi Tangguh

    Yamaha NMAX 25th MAX Livery Bidik Pecinta Maxi Scooter Premium di Indonesia

    Yamaha NMAX 25th MAX Livery Bidik Pecinta Maxi Scooter Premium di Indonesia

    Perawatan Motor Bebek vs Matic, Ini Perbedaan Sistem dan Cara Perawatannya

    Perawatan Motor Bebek vs Matic, Ini Perbedaan Sistem dan Cara Perawatannya

    Ducati Resmi Perkenalkan Ducati DesertX V2 di Ducati World Premiere 2026

    Ducati Resmi Perkenalkan Ducati DesertX V2 di Ducati World Premiere 2026