
Sosok buruh perempuan yang dikenal pemberani tersebut ditemukan tewas mengenaskan pada tahun 1993, tidak lama usai dirinya menyampaikan tuntutannya tehadap perusahaan tempat ia bekerja, agar menaikan upah dan meningkatkan kondisi kerja.
Jenazah Marsinah ditemukan mengenaskan di pinggir hutan Wilangan Nganjuk, hingga kabar tersebut menjadi sorotan banyak pihak khususnya para kaum buruh.
Marsinah yang dikenal sebagai sosok yang memiliki kepedulian terhadap kaum buruh tersebut, pernah memperjuangkan nasib beberapa rekannya yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).