Scroll untuk baca artikel
Peristiwa

Podium Lapangan Bola Desa Penyak Kembali Roboh

298
×

Podium Lapangan Bola Desa Penyak Kembali Roboh

Sebarkan artikel ini
IMG 20231216 WA0005

INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Proyek pembangunan podium lapangan bola Desa Penyak kembali roboh dan terbengkalai tanpa adanya perbaikan.

Warga Desa Penyak, Dori mengatakan proyek tersebut sudah dua kali roboh dimana puing-puing bekas bangunan terbengkalai begitu saja.

“Sudah 2 kali roboh belum 1 tahun bang. Tapi sekarang dibiarkan begitu aja. Gak ada perbaikan. Kalau roboh yang pertama angin kalau kedua ini gak tau. Pokonya ada roboh karena rangkanya gak kuat dan angin puting beliung,” ucap pria 38 tahun itu kepada intrik.id, Sabtu (16/12/2023).

Dori menyebutkan, dirinya tidak tahu kapan persisnya proyek tersebut dibangun.

“Kayaknya tahun kemaren sih bang tapi saya gak tau yang punya dan proyek siapa. Tanya pak kades aja,” tutupnya.

Ditempat lain, Pengganti Antar Waktu (PAW) Kepala Desa Penyak Sapar membenarkan jika proyek podium itu sudah ditinggalkan oleh dinas dan pemborong karena tak ada lagi biaya.

“Belum 2 tahun sudah 2 kali roboh. Yang pertama masih diperbaiki, yang kedua sudah ditinggalkan begitu saja dengan alasan mereka gak punya uang lagi dan sampai sekarang gak ada kejelasan,” ucapnya.

Sapar melanjutkan, jika proyek tersebut kemungkinan milik Disparbudpora yang dikerjakan oleh pemborong bernama Mawan yang berasal dari Koba. Namun ia masih ingin memastikan arsip proyek tersebut karena tak ada lagi papan plang disana.

“Proyek pemda pokonya bang. Dinas mananya saya masih cari. Apakah PU atau Disparbudpora tapi seingat saya Disparbudpora. kalau pemborongnya orang Koba Mawan apa siapa gitu namanya. Saya cari berkas dulu bang dimana arsipnya ke perangkat desa. Soalnya udah gak ada lagi papan plang, ” tegasnya.

Ia juga menyesalkan proyek yang dikerjakan oleh pemborong dengan asal asalan tanpa ada tanggung jawab yang pasti oleh pemborong.

“Saya juga geram liat kayak gitu. Padahal itu termasuk pelayanan untuk masyarakat, ” ujar Sapar.

Sapar berharap, pihak terkait dapat memberikan penjelasan terkait proyek tersebut.

Ditempat lain, Kepala Disparbudpora Bangka Tengah Zainal menegaskan jika proyek tersebut memang milik Disparbudpora, namun sudah selesai dan tidak ada lagi anggaran untuk perbaikan.

“Pertama memang roboh karena kurang kuat dan diperbaiki pemborong dan yang kedua karena bencana alam puting beliung. Kami sudah minta pemborong perbaiki lagi tapi katanya itu bukan tanggung jawab mereka lagi, ” tegasnya.

Zainal juga mengungkapkan, pihaknya sedang berusaha untuk mencari CSR untuk perbaikan podium tersebut dari perusahaan dekat desa Penyak.

“Sudah dihimbau dan mencari CSR juga disekitar situ. Saya juga minta warga juga cari CSR sekitar penyak karena kami gak ada lagi anggaran untuk itu, ” tutupnya.

Pihak intrik.id sudah menghubungi pemborong dan namun belum ada tanggapan.