Scroll untuk baca artikel
Peristiwa

Gara-gara Program Jahe Merah Erzaldi, Ratusan Petani Masuk Daftar Hitam

390
×

Gara-gara Program Jahe Merah Erzaldi, Ratusan Petani Masuk Daftar Hitam

Sebarkan artikel ini
IMG 20240103 WA0005
Foto: Launching program jahe merah Erzaldi. (Ist)

INTRIK.ID,BANGKA TENGAH – Ratusan petani Bangka Tengah akhirnya angkat bicara soal program jahe merah Erzaldi yang diurus oleh PT Berkah Rempah Makmur.

Akibat program itu, para petani tersebut masuk daftar hitam pinjaman bank.

Salah satunya, Edi. Warga Simpang Perlang itu mengaku tidak bisa lagi meminjam dana KUR untuk keperluan usahanya saat mengajukan ke bank.

“Kemaren mau minjam untuk kebun saya, terus kaget bahwa nama saya blacklist gara-gara sudah minjam KUR untuk jahe merah. Saya kira sudah selesai masalah tersebut,” ucap pria berusia 36 tahun itu kepada intrik.id, Rabu (3/1/2024).

Selain itu, FT warga penyak juga mengaku, jika dirinya merasa ditipu oleh pihak pengurus termasuk PT BRM karena tidak pernah menerima uang pinjaman tersebut.

“Diawal pengurus bilangnya kalau gagal panen ada asuransi yang nanggung hutang lunas. Sekarang saya malah dikejar hutang yang gak saya pinjam. Saya aja gak nerima berapa jumlah pinjaman dan lainnya. Saya cuma nerima jahenya aja,” ungkapnya kepada intrik.id.

Untuk diketahui, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman Djohan memfasilitasi 400 petani jahe merah di 13 kelurahan Kabupaten Bangka Tengah untuk mendapatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR), guna meningkatkan perekonomian petani di tengah pendemi COVID-19.

Hingga kini, 400 petani yang mengikuti program jahe merah sudah diblacklist dari daftar peminjaman di semua bank dan tempat peminjaman. Para petani itu juga harus melunasi segala bentuk peminjaman untuk membersihkan nama mereka.