Gara-gara Program Jahe Merah Erzaldi, Ratusan Petani Masuk Daftar Hitam

    Foto: Launching program jahe merah Erzaldi. (Ist)

    INTRIK.ID,BANGKA TENGAH – Ratusan petani Bangka Tengah akhirnya angkat bicara soal program jahe merah Erzaldi yang diurus oleh PT Berkah Rempah Makmur.

    Akibat program itu, para petani tersebut masuk daftar hitam pinjaman bank.

    Salah satunya, Edi. Warga Simpang Perlang itu mengaku tidak bisa lagi meminjam dana KUR untuk keperluan usahanya saat mengajukan ke bank.

    “Kemaren mau minjam untuk kebun saya, terus kaget bahwa nama saya blacklist gara-gara sudah minjam KUR untuk jahe merah. Saya kira sudah selesai masalah tersebut,” ucap pria berusia 36 tahun itu kepada intrik.id, Rabu (3/1/2024).

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Selain itu, FT warga penyak juga mengaku, jika dirinya merasa ditipu oleh pihak pengurus termasuk PT BRM karena tidak pernah menerima uang pinjaman tersebut.

    “Diawal pengurus bilangnya kalau gagal panen ada asuransi yang nanggung hutang lunas. Sekarang saya malah dikejar hutang yang gak saya pinjam. Saya aja gak nerima berapa jumlah pinjaman dan lainnya. Saya cuma nerima jahenya aja,” ungkapnya kepada intrik.id.

    Untuk diketahui, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman Djohan memfasilitasi 400 petani jahe merah di 13 kelurahan Kabupaten Bangka Tengah untuk mendapatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR), guna meningkatkan perekonomian petani di tengah pendemi COVID-19.

    Hingga kini, 400 petani yang mengikuti program jahe merah sudah diblacklist dari daftar peminjaman di semua bank dan tempat peminjaman. Para petani itu juga harus melunasi segala bentuk peminjaman untuk membersihkan nama mereka.

    Space Iklan/0853-1197-2121
    Mungkin Suka Ini juga:
    Wartawan Dilarang Meliput Rakor Pemberantasan Korupsi di Bangka Tengah, Tuai Sorotan

    Wartawan Dilarang Meliput Rakor Pemberantasan Korupsi di Bangka Tengah, Tuai Sorotan

    Kebakaran Hutan Eks PT Kobatin Nyaris Sambangi Sekolah dan Labkesmas, Api Sempat Muncul di Dua Titik

    Kebakaran Hutan Eks PT Kobatin Nyaris Sambangi Sekolah dan Labkesmas, Api Sempat Muncul di Dua Titik

    Paripurna Istimewa HUT ke-172 Kota Koba Sepi, Hanya 19 dari 30 Anggota DPRD Hadir

    Paripurna Istimewa HUT ke-172 Kota Koba Sepi, Hanya 19 dari 30 Anggota DPRD Hadir

    Selisih Harga TBS Disorot, Petani Minta Dugaan Potongan DO Ditertibkan

    Selisih Harga TBS Disorot, Petani Minta Dugaan Potongan DO Ditertibkan

    SK Dispertan dan Harga DO Berbeda, Petani Sawit Bangka Tengah Keluhkan Potongan Rp50/Kg

    SK Dispertan dan Harga DO Berbeda, Petani Sawit Bangka Tengah Keluhkan Potongan Rp50/Kg

    Aksi Heroik Berujung Duka, ABK KM Kenanga Indah Ditemukan Meninggal Setelah Terjun Selamatkan Rekan

    Aksi Heroik Berujung Duka, ABK KM Kenanga Indah Ditemukan Meninggal Setelah Terjun Selamatkan Rekan