
Penulis: Amira Nabila Putri
Mahasiswa Universitas Bangka Belitung
Perkembangan zaman telah memberikan dampak banyak perubahan berkomunikasi masyarakat yang semula konvensional berubah menjadi melalui media telekomunikasi menggunakan Handphone (HP). Demi menunjang penggunaan HP tersebut maka diperlukannya sebuah kartu identittas pelanggan atau lebih dikenal sebagai SIM untuk dapat menjalankan komunikasi jarak jauh. Dampaknya penggunaan SIM menjadi meningkat yang akhirnya menuntut jasa telekomunikasi untuk melakukan daur ulang atau pengaktifan kembali nomor HP yang sudah tidak terpakai.