
INTRIK.ID, BABEL – Di tengah perjuangan menghadapi masalah kesehatan dan keterbatasan ekonomi, bantuan sekecil apa pun dapat menjadi harapan besar bagi sebuah keluarga. Hal itulah yang dirasakan sejumlah warga di wilayah operasional PT Timah (Persero) Tbk yang menerima bantuan biaya pengobatan dari perusahaan.
Melalui program sosial di bidang kesehatan, PT Timah terus berupaya hadir membantu masyarakat yang tengah menghadapi persoalan kesehatan, sekaligus meringankan beban ekonomi keluarga selama menjalani proses pengobatan.
Salah satu penerima manfaat bantuan tersebut adalah Zuliaifanda, bayi berusia 10 bulan asal Desa Kundur, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, yang sejak lahir didiagnosis mengalami kelainan jantung bawaan atau bocor jantung.
Ayah Zuliaifanda, Zuljefri, mengatakan kondisi putranya mengharuskan mereka menjalani pemeriksaan dan pengobatan rutin hingga ke Batam untuk mendapatkan penanganan medis yang lebih lengkap.
“Anak kami mengalami jantung bocor sejak lahir. Sudah tiga kali berobat ke rumah sakit di Batam. Sempat direncanakan operasi, tetapi ada kendala sehingga pengobatan harus dilanjutkan secara bertahap,” ujarnya.
Perjalanan pengobatan yang panjang tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Karena itu, bantuan dari PT Timah menjadi dukungan yang sangat berarti bagi keluarga mereka untuk terus berupaya memberikan perawatan terbaik bagi sang buah hati.
Tak hanya Zuliaifanda, bantuan biaya pengobatan juga diberikan kepada Risma, warga Dusun Sungai Gusung, Desa Rias, Kabupaten Bangka Selatan, yang hingga kini masih menjalani perawatan pasca mengalami kecelakaan.
Ayah Risma, Ridwan, menuturkan bahwa putrinya masih rutin menjalani pemeriksaan medis karena sering mengalami keluhan sakit kepala akibat dampak kecelakaan yang dialaminya.
Menurut Ridwan, kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi keluarga, terutama karena biaya pengobatan dan kontrol kesehatan harus terus dipenuhi di tengah keterbatasan ekonomi.
“Terima kasih kepada PT Timah yang sudah membantu. Bantuan ini akan digunakan untuk biaya kontrol dan pengobatan Risma yang sampai sekarang masih rutin menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Gadung. Kalau tidak ada perkembangan dengan terapi obat, rencananya akan dirujuk untuk menjalani operasi,” katanya.
Program bantuan biaya pengobatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian PT Timah terhadap masyarakat yang membutuhkan dukungan kesehatan. Selain memberikan bantuan kepada individu dan keluarga yang menghadapi persoalan medis, perusahaan juga secara konsisten menghadirkan layanan kesehatan gratis melalui program Mobil Sehat yang menjangkau berbagai wilayah operasional.
Melalui berbagai program kesehatan tersebut, PT Timah berkomitmen untuk terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, membantu meringankan beban warga yang membutuhkan, serta mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Bagi keluarga seperti Zuliaifanda dan Risma, bantuan yang diberikan bukan sekadar dukungan finansial, tetapi juga menjadi penyemangat untuk terus berjuang menjalani proses pengobatan demi masa depan yang lebih baik.
Sumber: PT Timah Tbk