
Wartawan bertugas memastikan transparansi pelaksanaan MBG di lapangan. Mengingat skala anggaran dan cakupan program yang sangat luas, potensi kendala seperti ketidaktepatan sasaran, penurunan kualitas makanan, hingga indikasi penyelewengan anggaran perlu diawasi secara independen. Laporan investigatif yang obyektif dari pers membantu pemerintah mengidentifikasi kebocoran atau masalah operasional sejak dini.
2. Edukasi dan Literasi Publik
Di luar fungsi pengawasan, wartawan berfokus memberikan informasi edukasi yang akurat mengenai standar gizi, berdasarkan sumber kompeten bagi penerima manfaat MBG. Pemberitaan yang berimbang membantu masyarakat memahami hak mereka sekaligus mengedukasi tentang pentingnya pemenuhan gizi seimbang.
3. Jembatan Aspirasi Masyarakat