
Meskipun begitu, Bolew mengatakan ada beberapa negara lain yang menjadi pesaingnya seperti India, Bangladesh serta Pakistan.
“Walaupun bersaing dengan negara lain, saya tidak merasa malu atau takut kalah bersaing, karena daun ketapang yang saya exspor ini memiliki kualitas terbaik dan kemasan yang bagus, supaya komsumen merasa puas dengan produk yang saya jual,” tegasnya.
Ia pun berharap banyak pemuda Toboali mengikuti jejaknya untuk mengolah daun ketapang dan kulit daun ketapang ke luar negeri dan menjadi pengusaha sukses.
“Ku ingin kawan-kawan yang lain mengikuti jejak saya dengan mengekspor daun ketapang ke luar negeri, hari ini pun saya mengirim 4 kilogram kulit pohon ketapang ke Tanggerang Banten, kulit pohon ketqpang dijual 35 ribu per potong,” pungkasnya. ( Abi )