
Terlihat tamu undangan yang lain sudah memenuhi kursi undangan mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan anak-anak Paskibraka Bangka Tengah.
Salah satu tamu undangan menyebutkan, rapat ini seharusnya dihadiri semua anggota DPRD dan bisa menjadwalkan untuk ikut paripurna istimewa.
“Namanya juga paripurna istimewa, harusnya datang semua. Bukannya anggota DPRD Apri Panzupi juga bilang bahwa paripurna istimewa itu momen sakral. Gak enak dilihat kalau DPRD nya kosong tapi undangan penuh,” ucapnya saat bicara dengan beberapa orang.