
INTRIK.ID, PANGKALPINANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Naziarto menginginkan agar belanja tak terduga berupa bantuan untuk masyarakat guna menekan angka inflasi daerah, dapat tepat sasaran, tepat guna, dan tepat manfaat.
Hal ini ia sampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi Teknis Pelaksanaan Penggunaan Belanja Tak Terduga Dalam Rangka Pengendalian Inflasi di Daerah, di Ruang Tanjung Pesona, Kantor Gubernur Kep. Babel, pada Senin (24/10/2022).
Untuk itu, dirinya menyarankan 5 hal. Pertama, data-data penerima harus dibuat cluster; kedua, tidak boleh terjadi penerima dobel; ketiga, supaya aman dan nyaman dalam pemberian bantuan, pemerintah melibatkan pihak ketiga yang akan memberikan bantuan ini misalnya perbankan. Kemudian, keempat, segera menyiapkan, dan menyusun data secara bersama-sama antara pihak Dinsos dan DKP, serta pihak lainnya, dan kelima bersama-sama dengan pihak terkait membuat juklak dan juknis.