Mulyono Machmur Sentil Penyaluran Anggaran Pertanian, Petani Babel Jangan Hanya Jadi Penonton

    Caption: Mulyono Machmur.

    Menurutnya, wakil rakyat harus aktif mempertanyakan alokasi anggaran dan program kementerian apabila belum dirasakan petani di daerah pemilihannya.

    “Bagaimana menyalurkan dana triliun rupiah tadi ke petani? Ibu Melati itu kan di Komisi IV, dia tahu berapa dana ada di mana untuk apa. Itu ada yang memilih, ada yang menyuarakan. Kalau ini dapil saya, umpamanya, kok tidak ada yang masuk? Bagaimana ini? Kan bisa mempertanyakan ke Menteri Pertanian,” katanya.

    Pernyataan tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan kebijakan pertanian tidak cukup diukur dari besarnya anggaran yang disiapkan pemerintah. Pengawasan terhadap pelaksanaan program dan manfaat yang diterima petani juga harus menjadi perhatian.

    Bangka Belitung sendiri memiliki potensi perkebunan yang cukup besar, terutama lada putih dan kelapa sawit. Namun, potensi tersebut membutuhkan dukungan kebijakan, pendampingan teknis, serta akses yang memadai terhadap program pemerintah.

    Mulyono berharap pengurus HKTI yang baru dilantik tidak berhenti pada konsolidasi organisasi. Mereka diminta aktif turun ke lapangan, mendengar keluhan petani, dan meneruskannya kepada pihak yang memiliki kewenangan.

    Dengan saluran komunikasi yang berjalan efektif, persoalan petani diharapkan dapat lebih cepat ditangani. Pada akhirnya, anggaran dan program pertanian harus benar-benar menghadirkan manfaat bagi petani, bukan sekadar tercatat dalam dokumen perencanaan pemerintah.

    Pages: 1 2 3Show All
      Ikuti kami di Facebook