Mulai Besok Belajar Tatap Muka di Kabupaten Bangka Kembali Ditiadakan, Ini Alasannya

    Foto: Salah seorang siswa melakukan cek suhu tubuh sebelum masuk ke dalam kelas.(red)

    BANGKA, INTRIK.ID — Kabupaten Bangka kembali masuk zona merah level 3. Oleh karenanya, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara tatap muka kembali ditiadakan, padahal kegiatan belajar tatap muka baru berjalan beberapa minggu.

    Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bangka, Rozali mengatakan aturan tersebut berlaku untuk semua jenjang mulai dari TK hingga SMP.

    “Semua jenjang dibawah naungan dinas pendidikan bangka tidak ada lagi yang melakukan KBM tatap muka, semuanya dilakukan secara daring karena kita sudah memasuki zona merah level 3,” ungkapnya, Senin (26/7/2021).

    Ia juga mengatakan aturan tersebut berlaku mulai hari ini setelah melakukan rapat koordinasi dengan bupati bangka selaku ketua Satgas Penanganan Covid 19 Kabupaten Bangka.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Jadi mulai selasa besok (hari ini-red), sekolah-sekolah tatap muka ditiadakan dulu, sampai kapannya kita juga belum bisa memastikan,” pungkasnya.

    Razali menegaskan keputusan itu diambil untuk menjaga kesehatan anak-anak atau pelajar dari penyebaran covid 19 yang semakin meningkat di negeri sepintu sedulang tersebut.

    Ia juga mengatakan bagi sekolah yang kesulitan menjalankan belajar mengajar secara online akibat keterbatasan signal diperbolehkan untuk belajar secara offline.

    “Untuk sekolah yang susah signal guru bisa mengatur sistem pembelajaran secara ofline dengan syarat tetap menjaga prokes Covid-19 dengan menerapkan 5 M,” terangnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Sementara, Jubir Covid 19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra mengatakan hingga saat ini kasus terkonfirmasi covid 19 sudah 6.086 orang dimana 829 diantaranya masih aktif dan dalam perawatan.

    “Hari ini ada 43 orang lagi yang terkonfirmasi positif covid 19, 48 sembuh dan 6 orang meninggal. Dari 43 ini, 1 diantaranya bayi dan 2 orang balita,” ungkapnya.(red)

    Mungkin Suka Ini juga:
    Perkara BBM Bersubsidi Nelayan ARY dan FR Tersangka, Mungkinkah Penampung Minyaknya Menyusul ?

    Perkara BBM Bersubsidi Nelayan ARY dan FR Tersangka, Mungkinkah Penampung Minyaknya Menyusul ?

    Kenalkan Bahaya Api Sejak Dini, PT Timah Ajak Siswa TK Belajar Pencegahan Kebakaran

    Kenalkan Bahaya Api Sejak Dini, PT Timah Ajak Siswa TK Belajar Pencegahan Kebakaran

    Lewat Permainan, Pelajar Bangka Diajak Melihat Sisi Lain Lahan Bekas Tambang

    Lewat Permainan, Pelajar Bangka Diajak Melihat Sisi Lain Lahan Bekas Tambang

    Mahasiswa UBB Raih Grab Scholarship 2025 dan Lolos Google Student Ambassador Indonesia

    Mahasiswa UBB Raih Grab Scholarship 2025 dan Lolos Google Student Ambassador Indonesia

    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    Tak Hanya Soal Narkoba, Remaja Sungai Selan Diajak Waspada ‘Jebakan’ Media Sosial yang Bisa Merusak Masa Depan

    Tak Hanya Soal Narkoba, Remaja Sungai Selan Diajak Waspada ‘Jebakan’ Media Sosial yang Bisa Merusak Masa Depan