
Untuk mencegah penyakit tersebut masuk ke Indonesia, dirinya mengimbau agar masyarakat senantiasa menerapkan Perilaku Hidup Sehat dan Bersih (PHBS).
“Kalau memang sudah terlanjur memelihara hewan-hewan yang disebutkan tadi, alangkah baiknya jika selesai melakukan kontak, langsung cuci tangan dan segera membersihkan diri,” imbaunya.
Lanjut Mukhrim, dari hasil sosialisasi yang disampaikan oleh Kementerian Kesehatan RI, diketahui bahwa gejala cacar monyet ini diawali dengan demam mencapai suhu 38⁰C sampai 39⁰C dan munculnya ruam-ruam merah yang biasanya paling banyak terjadi pada bagian muka, telapak tangan dan telapak kaki.
“Secara umum cacar monyet ini sama seperti cacar pada umunya. Tapi kalau diliat dari hasil pemeriksaan laboratorium, tentu para dokter bisa membedakan mana yang cacar biasa dan mana yang cacar monyet,” jelasnya.
Kata dia, dari beberapa kasus yang telah terjadi diberbagai belahan dunia, terkhususnya di Benua Afrika, virus cacar monyet ini bisa menyebabkan kematian meskipun presentasenya cukup kecil.