
“Turut pula membersamai kita Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) yang merupakan ujung tombak dari Pemerintah Kota Pangkalpinang yang sekarang telah menjadi mitra Baznas,”sebutnya dalam sambutan.
H. Yusril paparkan jumlah biaya yang dikeluarkan untuk pembangunan rumah layak huni tersebut sebesar Rp. 63.618.000,- dengan keterangan non pajak. Adapun bantuan dari Baznas Kota Pangkalpinang sebesar Rp. 48.000.000,- serta swadaya masyarakat.
“Alhamdulillah kolaborasi dengan masyarakat Pangkalpinang seperti warga di perumahan Korpri. Jadi sistemnya lelang, siapa yang nek bantu kloset, keramik, plafon, kusen, jangan heran baru rumah bantuan yang ni lah kloset duduk. Bantuan dari warga di Perumahan Korpri mencapai delapan jutaan rupiah,” tukasnya. (*)