
“Kami sangat bangga, karena tidak semua orang bisa memakai baju ini,” ungkap Okta Rido.
Sedangkan Naziha berpesan “Semua Paskibraka tetap satu agar tidak terberai usai melaksanakan tugas pengibaran”.
Ketua Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Pangkalpinang, Rio Amanda Agustian menilai Paskibraka merupakan tempat untuk berproses. Ia berharap nantinya Paskibraka tahun 2022 dapat bergabung ke Purna Paskibraka Indonesia untuk mengemban tugas yang lain.
“Tugas kalian sudah selesai dalam proses pengibaran, nanti bergabungnya ke Purna Paskibraka Indonesia,” tukas Rio.(*)