
Lebih lanjut dikatakannya saat meninjau langsung cara pengisian daya di SPKLU, penggunaannya memiliki nilai ekonomis 1 berbanding 4. Sehingga, dengan semakin banyak penggunanya, sehingga dapat menurunkan emisi di daerah kita agar udara kita lebih bersih.
“Udara bersih, kesehatan masyarakat lebih baik,” tuturnya.
Selain kampanye ajakan penggunaan kendaraan jenis ini kepada masyarakat, Bangka Belitung tepatnya di pulau Belitong pada tanggal 6-8 September 2022 akan menjadi tuan rumah G20. Kemudian, berdasarkan hasil pertemuan Gubernur Erzaldi dan Deputi Bappenas, Provinsi Bali yang juga menjadi tuan rumah akan menggunakan kendaraan listrik ini menjadi official car bagi delegasi yang hadir.
“Kami belum tahu kendaraan apa, tetapi yang akan di jadikan official car adalah kendaraan yang bertenaga baterai dan ini baru kami dapatkan informasinya kemarin ketika kami mengadakan rapat dengan Deputi Bappenas,” jelasnya.
Sehingga disampaikan juga oleh Gubernur Erzaldi untuk pendirian SPKLU lebih banyak lagi terlebih di Belitung, karena Belitung akan menjadi salah satu tuan rumah G20 dan jika Babel siap, offical car dengan mobil listrik juga diberlakukan seperti di Bali.
“Bali sudah jauh lebih dulu penggunaan kendaraan listrik sebelumnya, jadi kemarin kami pun berharap Belitung juga kita dorong,” ungkapnya lagi kepada GM PLN berpesan untuk segera juga dibangun 1 unit stasiun pengisian baterai di Pulau Belitung.