
Dengan adanya system hyrid ini saya kurang menyetujui tanggapan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang menegaskan dan memberhentikan bantuan kuota data internet pada tahun ini. Dikarenakan, kami sebagai mahasiswa yang ada di Bangka Belitung masih sangat membutuhkan bantuan kuota data internet untuk kegiatan pembelajaran hybrid yang dilaksanakan 50% daring (online) dan 50% luring (offline).
Bantuan kuota data internet dari Kemendikbudristek ini, juga sangat berguna untuk kami para mahasiswa mengakses ebook atau buku-buku online yang dapat membantu selama proses pembelajaran hybrid yang sedang dilaksanakan.(*)