
[irp]
Untuk mulai menggunakan fitur ini, pengguna harus membuat akun TikTok Ads Manager terlebih dahulu. Klik “Create an Ad Button” di menu pojok kanan atas.
Setelah berhasil membuat akun, di dashboard nanti akan ada banyak menu tersedia. Pilih “Campaign” kemudian klik “Create” untuk memulai membuat iklan.
Selanjutnya pengguna perlu memilih tujuan campaign terlebih dahulu. Di sana ada 3 opsi yaitu conversions, app install, dan traffic.
Langkah berikutnya yaitu menentukan penempatan ads dan melakukan targeting pasar yang ingin pengguna jangkau. Di platform TikTok memungkinkan pengguna bisa memasang iklan di platform lain. Seperti News Republik, BuzzVideo, dan lain-lain. Isi nama tampilan, gambar, dan kategori yang paling relevan dengan iklan tersebut.
Poin penting selanjutnya adalah targeting. Kreator bisa mengatur audiens dari banyak aspek. Mulai dari umur, jenis kelamin, minat, dan banyak aspek lain yang bisa kreator tentukan di fitur ini.
[irp]
Tahap selanjutnya yaitu penentuan anggaran serta jadwal iklan tampil. Di TikTok Ads Manager konten kreator bisa menentukan ingin menampilkan iklan harian, mingguan, atau dalam kurun waktu tertentu.
Lama waktu ini nantinya akan berpengaruh pada budgeting iklan di platform tersebut. Sehingga kreator harus pandai-pandai memanajemen ads secara efektif dan efisien.
Platform short video ini menyediakan pilihan untuk pengiklan. Nah, yang pertama ada iklan berjenis In-Feed Video. Ads ini biasanya muncul di bagian bawah video. Harga jenis ads ini juga lebih terjangkau.
Kedua, ada Brand Takeover yang mana iklan dalam durasi beberapa detik akan mengambil layar sepenuhnya dari sebuah konten. Setelahnya, iklan akan hilang dan menjadi in-feed video.