Mengenal Kue Nastar Kuliner Khas Perayaan Idul Fitri

    Kue Nastar (Instagram: @resepkuemasakan.id)

    INTRIK.ID – Di momen perayaan Idul Fitri kerap disajikan berbagai kue untuk menjamu para tamu saat bersilaturahmi.

    Di perayaan Idul Fitri tersebut ada banyak jenis kue yang kerap dijumpai, salah satu di antaranya ialah Nastar.

    Kue Nastar sering disuguhkan untuk para tamu di perayaan Idul Fitri selepas menjalankan ibadah shaum Ramadhan selama satu bulan lamanya.

    Nastar adalah kue kering yang terbuat dari adonan tepung terigu, mentega dengan diisi selai nanas.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Nastar sendiri berasal dari bahasa Belanda yakni “ananas” yang artinya nanas, dan “tart” yang artinya kue.

    Kuliner ini awalnya adalah kue khas Belanda, yang mulai dikenal di Indonesia sejak masa penjajahan.

    Awalnya kue tersebut diperkenalkan pada masyarakat Indonesia berbentuk pie dengan isi bluberi atau apel.

    Namun karena sulitnya buat tersebut sulit didapat saat itu, maka digantikannya dengan buah nanas.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Tidak hanya banyak dijumpai saat perayaan Idul Fitri, kue Nastar tersebut juga banyak disuguhkan oleh para etnis Tionghoa di momen Imlek.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Koba Food Festival Vol 2 Tak Sekadar Pesta Kuliner, 20 Anak Yatim Terima Santunan Penuh Haru

    Koba Food Festival Vol 2 Tak Sekadar Pesta Kuliner, 20 Anak Yatim Terima Santunan Penuh Haru

    Manfaat Masker Mugwort untuk Kulit, Solusi Alami Menenangkan dan Mengatasi Jerawat

    Manfaat Masker Mugwort untuk Kulit, Solusi Alami Menenangkan dan Mengatasi Jerawat

    Dari Dapur Sederhana, Bolen Serli Tembus ke Batam

    Dari Dapur Sederhana, Bolen Serli Tembus ke Batam

    Jambu Jamaika dan Beragam Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

    Jambu Jamaika dan Beragam Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

    PT Timah Bantu Pasarkan Kripik Primadona

    PT Timah Bantu Pasarkan Kripik Primadona

    SKY Ayam Bakar Hadir dengan Konsep “Langit”, Wajib Coba Iga Bakarnya

    SKY Ayam Bakar Hadir dengan Konsep “Langit”, Wajib Coba Iga Bakarnya