Mengalami Stunting, Lima Anak Dapat Paket Makanan Tambahan dari PT Timah

    Caption: Penyerahan bantuan makanan tambahan oleh PT. TImah TBK, didampingi Lurah Sungailiat.

    BANGKA . SUNGAILIAT. INTRIK.ID – Sebanyak lima orang anak di Lingkungan Nelayan 2 Sungailiat mengalami Stunting. Mendapat bantuan makanan tambahan dari PT. Timah TBK.

    Bantuan tersebut diserahkan langsung PT Timah Tbk kepada lima anak mengalami stunting, didampingi Sekertaris Lurah Sungailiat serta Pengurus Poskesdes Lingkungan Nelayan 2.

    Sekertaris Lurah Sungailiat Masykur Sudrajat mengatakan, angka penderita stunting di Kelurahan Sungailiat terbilang kecil sekali. Namun hal tersebut tetap menjadi perhatian mereka untuk mengentaskan stunting tersebut.

    “Salah satu faktor yang menyebabkan stunting ini adalah pernikahan di usia muda, maka akan berdampak ke sang anak. Yakni dengan pertumbuhan sang anak menurun dan juga secara timbangan berat badan pun sangat rendah. Atau dapat dikatakan tingkat pertumbuhannya itu tidak seimbang dengan usia anak pada umumnya. Untuk di Kelurahan Sungailiat ini ada sekitar 1,02 persen yang anak – anak yang mengalami stunting, atau sekitar 5 orang,” katanya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Ia berharap dapat terus berkolaborasi bersama PT Timah T melakukan berbagai program untuk mengedukasi masyarkat tentang kesehatan.

    “Kami berharap PT Timah akan terus mendukung kami dalam mengentaskan stunting ini agar Kelurahan Sungailiat bisa bebas dari stunting. Selain itu juga tetap kolaboratif dibidang kesehatan ini, seperti penanganan lingkungan kumuh dan bersama – sama memberikan edukasi kepada masyarakat,” ujarnya.

    Sementara itu Ida Leman Bidan bertugas di Poskesdes Nelayan 2,mengungkapkan jika bantuan dari PT Timah Tbk ini sangat membantu.

    “Bantuan dari PT Timah ini sangat membantu, karena memang anak yang mengalami stunting berasal dari keluarga yang ekonominya menengah kebawah. Jadi program – program seperti ini sangat membantu mereka untuk meningkatkan pertumbuhan anak – anak tersebut,” ujar Ida.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Nurhayati (20) warga setempat, anaknya mengalami stunting menjelaskan anaknya mengalami stunting dikarenakan kurangnya nafsu makan.

    “Anak saya ini kurang nafsu makannya, tapi kalau minum susu itu baru mau kalau takaran susunya itu kental. Dalam satu bulan anak saya dapat menghabiskan 3 hingga 4 kotak susu. Cuma susu bubuk saja yang ia konsumsi, sementara untuk Air Susu Ibu (ASI), anak saya sama sekali tidak mau meminumnya,” ujar Nurhayati.

    Sumber : Humas PT Timah TBK.

    Mungkin Suka Ini juga:
    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    100 Sembako Disiapkan, 93 Warga Datang Berdonor di Hari Donor Darah Sedunia

    Bukan Sekadar Fogging, PT Timah dan Warga Kundur Barat Bersatu Cegah DBD Sebelum Ada Korban

    Bukan Sekadar Fogging, PT Timah dan Warga Kundur Barat Bersatu Cegah DBD Sebelum Ada Korban

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Bangka Harmoni Retorika atau Fakta Publik Menunggu

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot :  Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    Dituding Bobolkan Tong Timah, Cepot : Maklum Pemain Baru Bisnis Timah, Belum Paham Penyusutan Kadar Air

    PT Timah Ingatkan Karyawan Waspadai Sindrom Metabolik, Penyakit yang Dijuluki Bom Waktu

    PT Timah Ingatkan Karyawan Waspadai Sindrom Metabolik, Penyakit yang Dijuluki Bom Waktu

    Jawab Kebutuhan Warga Pulau, PT Timah Resmikan Klinik Modern di Kundur

    Jawab Kebutuhan Warga Pulau, PT Timah Resmikan Klinik Modern di Kundur