
Di sisi lain, V-belt K36 cenderung digunakan spesifik pada beberapa kendaraan terbaru. Misalnya saja Honda Vario 125 LED, Honda PCX 150, Honda Vario 150 LED dan Honda ADV 150.
Pertanyaan soal V-belt yang paling bagus antara K35 dan K36 tidak memiliki jawaban mutlak. Sebab, pilihan terbaik tergantung kebutuhan dan prioritas pengendara.
Sebagai contoh, pengendara bisa mengutamakan penggunaan V-belt K35 untuk mobilitas harian di perkotaan. Pilihan V-belt ini juga cocok bagi mereka yang mengutamakan akselerasi responsif di awal, tarikan enteng serta performa seimbang. Kinerja V-belt K35 sendiri tidak terlalu agresif di putaran bawah. Hal inilah yang membuat komponen nyaman digunakan dalam berbagai kondisi lalu lintas.
Sebaliknya, pilih V-belt K36 jika membutuhkan performa optimal pada kecepatan tinggi. Sebab, komponen mampu meningkatkan top speed yang jadi nilai tambah signifikan ketimbang tipe lainnya. Jenis V-belt ini cocok bagi pengendara yang sering melakukan perjalanan jauh atau sedikit mengoprek performa kendaraan.
Baca juga: Honda EV Outlier Concept Pamer Visi Motor Listrik Masa Depan di Japan Mobility Show
Perbedaan V-Belt K35 dan K36 terletak pada beberapa aspek. Perbedaan V-Belt K35 dan K36 ini mengacu pada panjang, karakteristik performa, jenis gerigi, fleksibilitas dan aplikasi spesifik. Soal mana yang paling baik, pemilihan keduanya tergantung pada kebutuhan dan prioritas pengendara.