
Menurutnya, transformasi tidak hanya berkaitan dengan penguatan sistem dan teknologi, tetapi juga menyentuh pola pikir dan perilaku kerja seluruh insan perusahaan.
“PT Timah sudah puluhan tahun berpengalaman dan eksis dalam bisnis timah. Namun ke depan, tantangan yang kita hadapi semakin kompleks, tidak hanya dari internal, tetapi juga dari eksternal. Karena itu, transformasi harus dilakukan secara menyeluruh,” ujar Harry.
Ia menambahkan, langkah awal dalam menghadapi tantangan tersebut dapat dimulai dengan membenahi mindset. Karyawan diharapkan mampu melihat permasalahan sebagai peluang, bekerja lebih efektif, serta tidak takut menghadapi perubahan.
“Pola pikir dan mindset kita perlu disetting bahwa apa yang kita lakukan hari ini bertujuan untuk membesarkan PT Timah dan memastikan keberlanjutannya, tidak hanya untuk perusahaan, tetapi juga bagi kepentingan bangsa dan negara,” tegasnya.
Sementara itu, Direktur Transformasi dan Human Capital MIND ID, Pambudi Soenarsihanto, menyampaikan bahwa budaya kerja memiliki keterkaitan erat dengan motivasi organisasi dan motivasi individu.