
INTRIK.ID, BANGKA TENGAH– Ketua DPRD Bangka Tengah Mehoa sebut bupati Bangka Tengah pasif dan tidak memberikan solusi untuk 644 karyawan sawit yang di PHK oleh CV. MAL dan MHL perusahaan sawit milik Aon.
Padahal, DPRD sudah berupaya menyampaikan aspirasi kepada Eksekutif karena wewenang DPRD yang terbatas serta bukan eksekutor kebijakan untuk masalah ini.
“Kami DPRD memang bagian dari pemerintah, namun kami juga punya wewenangnya terbatas. Kami cuma bisa penyampaian aspirasi saja, tapi eksekusi tetap di eksekutif, ” ucapnya Rabu (29/5/2024) di Koba.