Mehoa Sebut Bupati Bangka Tengah Pasif

    Foto: Mehoa.

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH– Ketua DPRD Bangka Tengah Mehoa sebut bupati Bangka Tengah pasif dan tidak memberikan solusi untuk 644 karyawan sawit yang di PHK oleh CV. MAL dan MHL perusahaan sawit milik Aon.

    Padahal, DPRD sudah berupaya menyampaikan aspirasi kepada Eksekutif karena wewenang DPRD yang terbatas serta bukan eksekutor kebijakan untuk masalah ini.

    “Kami DPRD memang bagian dari pemerintah, namun kami juga punya wewenangnya terbatas. Kami cuma bisa penyampaian aspirasi saja, tapi eksekusi tetap di eksekutif, ” ucapnya Rabu (29/5/2024) di Koba.

    Mehoa menegaskan, Pemegang kewenangan dan eksekutor kebijakan ada pada Bupati atau PJ Gubernur yang bisa secara langsung memberikan solusi atas segala isu yang terjadi di Bangka Tengah atau Bangka Belitung ini.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Yang punya kewenangan maksimal itu PJ Gubernur atau Bupati. Harusnya cepat memberikan solusi. Kan sudah diberitahukan ke dina terkait masalah PHK. Harusnya langsung di bahas Bupati untuk solusinya. Jadi saya mohon PJ Gubernur dan Bupati segera lakukan sesuatu. Smelter saja bisa diambil alih, kenapa sawit ini gak, ” ujarnya.

    “Kalau kami DPRD sebagai fungsi menerima segala aspirasi masyarakat. Jadi tolong ya perhatikan Buruh, karyawan dan masalah sebesar ini, ” lanjutnya.

    Mehoa mengungkapkan, jika ini tidak diselesaikan secara cepat maka banyak anak putus sekolah dan kuliah, kriminal meningkat, banyak kredit macet serta dampak lainnya yang membuat ekonomi Bangka Tengah semakin terpuruk.

    Mehoa berharap, PJ Gubernur dan Bupati segera menyelesaikan masalah ini karena dampak negatif sampai ke semua lapisan masyarakat.

    Space Iklan/0853-1197-2121
    Mungkin Suka Ini juga:
    Dosen Unmuh Babel Sosialisasikan Pentingnya Legal Awareness bagi Anak Putus Sekolah

    Dosen Unmuh Babel Sosialisasikan Pentingnya Legal Awareness bagi Anak Putus Sekolah

    Klarifikasi Pemkab: Penutupan Peliputan Rakor Pemberantasan Korupsi Merupakan Permintaan KPK

    Klarifikasi Pemkab: Penutupan Peliputan Rakor Pemberantasan Korupsi Merupakan Permintaan KPK

    Kapolres Bangka Tengah Gandeng Wartawan, Call Center 110 Jadi Garda Terdepan Layanan Darurat untuk Warga

    Kapolres Bangka Tengah Gandeng Wartawan, Call Center 110 Jadi Garda Terdepan Layanan Darurat untuk Warga

    KOBALORASI #4 Siap Guncang Alun-Alun Koba! Lima Malam Penuh Hiburan, UMKM, hingga Jejak Sejarah Kota

    KOBALORASI #4 Siap Guncang Alun-Alun Koba! Lima Malam Penuh Hiburan, UMKM, hingga Jejak Sejarah Kota

    26 Anak Muda Digembleng Jadi Barista, Bangka Tengah Bidik Lahirnya Pengusaha Kopi Baru

    26 Anak Muda Digembleng Jadi Barista, Bangka Tengah Bidik Lahirnya Pengusaha Kopi Baru

    Rapat Pertanggungjawaban APBD 2025 Hanya Dihadiri 18 Anggota DPRD Bangka Tengah

    Rapat Pertanggungjawaban APBD 2025 Hanya Dihadiri 18 Anggota DPRD Bangka Tengah

      Ikuti kami di Facebook