Mehoa Dukung Kelas Pelayanan BPJS Dihapuskan

    Foto: Ketua DPRD Bangka Tengah, Mehoa. (Erwin/intrik)

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH — Mohoa mendukung penuh penghapusan pelayanan BPJS Kesehatan berdasarkan kelas.

    Ketua DPRD Bangka Tengah itu mengatakan dengan penghapusan kelas pelayanan BPJS kesehatan bisa menyama ratakan masyarakat yang berobat.

    “Artinya semua pelayanan diperlakukan sama, obatnya sama juga,” kata Mehoa kepada intrik.id, Selasa (18/4/2023) di Koba.

    Mehoa menjelaskan, jika itu sudah ada Permenkes-nya, maka wajib bagi pemerintah daerah untuk mengikuti dan mempersiapkan semua item standarnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Bahkan kata dia, yang bagus itu Pemda membuat fasilitas kesehatan (faskes) Puskesmas itu sebagai pelayanan data, pelayanan informasi dan penanganan preventif.

    “Jadi, pasien yang sakit dan belum mempunyai surat rujukan dokter faskes pertama, harusnya bisa langsung berobat ke rumah sakit atau faskes lanjutan,” jelasnya.

    Mehoa melanjutkan, sekarang dinas kesehatan juga harus kerja ekstra membereskan data BPJS kesehatan yang masih banyak non-aktif.

    “Dan Dinkes juga harus menganggarkan biaya merujuk pasien ke luar Bangka,” imbuhnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

     

    Mungkin Suka Ini juga:
    Tak Hanya Berobat, Warga Toboali Dapat Edukasi Kesehatan Gratis dari PT Timah

    Tak Hanya Berobat, Warga Toboali Dapat Edukasi Kesehatan Gratis dari PT Timah

    Tak Sekadar Berobat, Warga Koba Manfaatkan Layanan Cek Gula, Kolesterol, dan Tensi Gratis PT Timah

    Tak Sekadar Berobat, Warga Koba Manfaatkan Layanan Cek Gula, Kolesterol, dan Tensi Gratis PT Timah

    154 Warga Manfaatkan Layanan Kesehatan Gratis Bulan Bakti HUT Ke-50 PT Timah

    154 Warga Manfaatkan Layanan Kesehatan Gratis Bulan Bakti HUT Ke-50 PT Timah

    Kapal Ambulance Milik Dinkes Kabupaten Bangka Masih Beroperasi, Biaya Operasional Bersumber dari APBD

    Kapal Ambulance Milik Dinkes Kabupaten Bangka Masih Beroperasi, Biaya Operasional Bersumber dari APBD

    Ironi Hari Anak Nasional, Bocah 6 Tahun di Sungaiselan Ditemukan Kurang Gizi dan Tinggal di Rumah Tanpa Listrik

    Ironi Hari Anak Nasional, Bocah 6 Tahun di Sungaiselan Ditemukan Kurang Gizi dan Tinggal di Rumah Tanpa Listrik

    Kasus Malaria Tembus 147, Bangka Segera Gelar Minum Obat Massal untuk Putus Rantai Penularan

    Kasus Malaria Tembus 147, Bangka Segera Gelar Minum Obat Massal untuk Putus Rantai Penularan

      Ikuti kami di Facebook