Mahasiswa IAIN SAS Bangka Belitung Input Data Petani di HP dan HL di Desa Perlang

    “Data ini sudah 14 hari di input setelah RDP. Selanjutnya akan di bawa ke Pemerintah pusat, agar menjadi pertimbangan dalam mengambil kebijakan terkait keterlanjuran bertani di dalam kawasan HP dan HL,” timpalnya.

    Pria yang akrab disapa Roni itu mengatakan selama ini warganya tidak tahu status lahan tersebut karena merupakan kebun warisan ataupun keluarga.

    “Sampai sekarang menjadi kebun waris mewarisi,” sebutnya.

    Ia berharap ada peluang untuk menggugah Pemerintah pusat dalam mengambil kebijakan terhadap warga yang bertani dengan luasan lahan maksimal 5 hektar.

    Pages: 1 2 3 4
    Baca Ini juga:
    Jago Desain Belum Tentu Jadi Pengusaha, Firmansyah Bekali Peserta PKW dengan Mindset Bisnis

    Jago Desain Belum Tentu Jadi Pengusaha, Firmansyah Bekali Peserta PKW dengan Mindset Bisnis

    Koba Darurat Asap, Armada Damkar Terbatas: Algafry Pastikan Tak Ada Penambahan

    Koba Darurat Asap, Armada Damkar Terbatas: Algafry Pastikan Tak Ada Penambahan

    Warga Bateng Tolak Sensus karena Desil Naik, BPS: Itu Bukan dari Kami

    Warga Bateng Tolak Sensus karena Desil Naik, BPS: Itu Bukan dari Kami

    Warga Sudah Isi Data, Desil Tak Berubah: Pemkab Bateng Diminta Turun ke Lapangan

    Warga Sudah Isi Data, Desil Tak Berubah: Pemkab Bateng Diminta Turun ke Lapangan

      Ikuti kami di Facebook