
Algoritma LinkedIn saat ini masih sangat organik dan ramah bagi tulisan panjang. Pemikiran mendalam jarang diapresiasi di tempat lain. Postingan teks tanpa gambar sekalipun bisa menjadi viral. Itu terjadi jika isinya memang memberikan wawasan baru yang berbobot dan dibaca oleh ribuan CEO.
Baca juga: Teknik Brain Dump, Cara Efektif Meningkatkan Produktivitas Membuat Video bagi Konten Kreator Pemula
Persaingan antar kreator di platform ini juga tergolong masih sangat minim. Sebab, belum banyak orang yang menyadari potensi besar monetisasinya. Anda bisa mudah menonjol sebagai pemimpin pemikiran di bidang spesifik. Ini tanpa harus bersaing dengan jutaan video hiburan.
Membangun reputasi di sini berarti menanam investasi jangka panjang. Itu melampaui sekadar menjadi pembuat konten video biasa. Anda bisa mendapatkan tawaran menjadi pembicara seminar, konsultan ahli, atau bahkan duta merek jangka panjang untuk perusahaan teknologi raksasa.
Pertama, ubahlah judul profil atau headline Anda menjadi kalimat penawaran jasa yang jelas. Alih-alih hanya menuliskan jabatan “Content Creator” saja. Tuliskan secara spesifik masalah apa yang bisa Anda selesaikan bagi klien. Misalnya, Membantu Brand Teknologi Menjangkau Gen Z Lewat Video Edukasi.