Kurangnya Sarana Penunjang Operasional, Ekspor Hasil Laut Tak Semuanya Tercatat dari Babel

    INTRIK.ID, BABEL — Guna menunjang operasional ekspor hasil laut, Pemerintah Provinsi Bangka Belitung akan membangun infrastruktur Pelabuhan Belinyu.

    Pembangunan pelabuhan yang saat ini sudah disetujui oleh Kementerian Perhubungan RI itu rencananya induk pengerukan akan dimulai tahun 2022 ini, sehingga nantinya pelabuhan ini menjadi pelabuhan ekspor yang mampu menampung kapal dengan kapasitas 9000 DWT.

    Wakil Gubernur Bangka Belitung, Abdul Fatah mengatakan kurangnya sarana dan prasarana sebagai penunjang operasional ekspor hasil laut di pelabuhan Bangka Belitung terus menjadi perhatian Pemprov. Pasalnya, kondisi tersebut mengakibatkan ekspor hasil laut tersebut tidak semuanya tercatat berasal dari Bumi Serumpun Sebalai.

    “Kita ingin bisa melakukannya secara mandiri, mengingat begitu banyak ekspor hasil sumber daya laut yang dihasilkan Babel tercatat dari Jakarta maupun Lampung,” kata Wakil Gubernur Abdul Fatah, saat membuka acara Sosialisasi “Kemudahan Layanan Perizinan Kapal Pengangkut Ikan sebagai Syarat Permohonan Pemeriksaan Karantina Ikan Online” di Kantor Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Pangkalpinang, Komplek Perkantoran Pemprov Babel, Selasa (4/1/2022).

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Selain itu, pihaknya juga telah menggaet dan bekerja sama dengan beberapa perusahaan untuk penyediaan cold storage begitu juga Pemprov Babel yang memfasilitasi kemudahan perizinan hingga penggunaan lahan untuk budidaya.

    “Kemudahan perizinan bagi eksportir maupun pelaku budidaya seperti tambak udang saat ini terus kita upayakan. Beberapa aplikasi perizinan secara online akan mempermudah dan mempersingkat birokrasi. Seperti yang diinisiasi oleh Kantor BKIPM Pangkalpinang saat ini,” ungkapnya.

    Sementara itu, Kepala Kantor BKIPM Pangkalpinang Dedy Arif Hendriyanto sendiri mengatakan, kegiatan hari ini bertujuan agar masyarakat bisa menggunakan layanan perizinan kapal pengangkut ikan sebagai syarat permohonan pemeriksaan karantina ikan online.

    “Pengurusan proses pengiriman ikan akan lebih mudah. Melalui kemudahan ini, kami berharap segala kegiatan pengiriman ikan dapat tercatat,” ujarnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Dalam kegiatan ini, Wakil Gubernur Abdul Fatah juga menyerahkan sertifikat HACCP, sertifikat _traceability_ , nomor induk karantina ikan, juga surat izin kapal pengangkut ikan kepada eksportir maupun pelaku usaha di Babel.(red)

     

    Mungkin Suka Ini juga:
    Belitung Bersiap Mendunia, BI Gaspol Perkuat Pariwisata dan UMKM Usai Dibukanya Rute Internasional

    Belitung Bersiap Mendunia, BI Gaspol Perkuat Pariwisata dan UMKM Usai Dibukanya Rute Internasional

    Amsyar Bikin 100 Anak Terdiam, Siswa MTs Bahrul Ulum Juara 1 Duta Dongeng BI 2026

    Amsyar Bikin 100 Anak Terdiam, Siswa MTs Bahrul Ulum Juara 1 Duta Dongeng BI 2026

    Dilantik Jadi Ketua KONI Babel Periode Kedua, Ricky Kurniawan Bidik 5 Emas di PON NTB-NTT

    Dilantik Jadi Ketua KONI Babel Periode Kedua, Ricky Kurniawan Bidik 5 Emas di PON NTB-NTT

    Tingkatkan Sistem Pengamanan Operasional, PT Timah Gandeng Polda Babel

    Tingkatkan Sistem Pengamanan Operasional, PT Timah Gandeng Polda Babel

    Sebut Wartawan “Lebih dari Intel”, Kapolda Babel Instruksikan Humas Standby 24 Jam untuk Media

    Sebut Wartawan “Lebih dari Intel”, Kapolda Babel Instruksikan Humas Standby 24 Jam untuk Media

    Kapolda Babel ke Insan Pers: Berani dan Bertanggung Jawablah, Jangan Tunduk pada Pemilik Modal!

    Kapolda Babel ke Insan Pers: Berani dan Bertanggung Jawablah, Jangan Tunduk pada Pemilik Modal!