Kunjungi MTI, Siswa SMPN 1 Pangkalanbaru Belajar Sejarah Timah

    Caption : Siswa SMPN 1 Pangkalanbaru Saat mengunjungi Museum Timah ( MTI ) di Pangkalpinang.

    PANGKALPINANG. INTRIK.ID – Menurut Peraturan Pemerintah nomor 66 Tahun 2015 tentang Museum yakni lembaga yang berfungsi melindungi, mengembangkan, memanfaatkan koleksi, serta mengkomunikasikannya kepada masyarakat.

    Dari sekian banyak museum, salah satu
    Museum Timah Indonesia (MTI) Pangkalpinang. MTI ini kita dapat mengenal sejarah pertimahan, Dari zaman kesultanan hingga menjadi sebuah peradaban. Museum juga bisa dijadikan destinasi wisata sejarah bagi masyarakat, pelajar maupun wisatawan yang datang.

    Pentingnya mempelajari sejarah pertimahan, Sejumlah siswa SMPN 1 Pangkalanbaru melalui agenda study banding kunjungi MTI, Selasa ( 4/10/2022).

    “Kita ada pelajaran sejarah, di kurikulum merdeka itu, kita tidak hanya dituntut untuk belajar di kelas saja tapi kita juga dituntut untuk melihat yang sesungguhnya, maka kami ajak anak -anak didik kami ke Museum ini. Apalagi para pelajar merupakan putra-putri Bangka, yang sudah sewajarnya mengenali sejarah pertimahan
    Wilayah mereka sendiri,”kata Pembina Osis SMPN 1 Pangkalan Baru, Muhammad Fadely.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Diakui Fadely, ketika pandemi kemarin, para siswa dan guru sangat mengeluhkan, karena proses pembelajaran tidak maksimal. Apalagi kegiatan belajar mengajarnya pun banyak melalui daring.

    “Boleh dikatakan kegiatan ini merupakan pelopor di sekolah kami, apalagi kepengurusan OSIS ini baru terbantuk pasca Covid-19. Hampir dua tahun yang lalu osis kami ini tidak ada, dan inilah pertama kali kita studi banding,” ucapnya.

    Diakui M. Fadly kegiatan study banding program satu tahun kedepan, agar dapat terus dilaksanakan.

    “Program studi banding ini merupakan salah satu program yang telah kami buat untuk satu tahun kedepan. Mudah-mudahan program ini akan dapat terus berlanjut apalagi sekarang status kita pun sudah endemic, jadi tidak ada lagi hal yang dapat membatasi para siswa untuk berkegiatan,” ujar Fadely.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Rasa senang dan kagum pun terpancar dari wajah Vellyza Bilbina, siswa kelas 8 SMP N 1 pangkalan Baru ini juga baru pertama kalinya mengunjungi museum.

    “Kunjungan ke Museum ini pertama kali bagi saya, sangat senang bisa berkunjung ke Museum, dikarenakan dulu pernah ingin berkunjung ke museum, tapi karen masih pandemi membuat kami urung untuk berkunjung,” ucapnya.

    Menurutnya, tak hanya dia yang antusias mengunjungi MTI Pangkalpinang, namun rekan-rekannya juga senang berkunjung ke museum.

    “Luar biasa sekali, setelah masuk ke dalam museum kami menjadi tahu seperti apa sejarah – sejarah pulau Bangka ini dan sejarah tentang timah. Pokoknya dengan kunjungan pertama saya ke Museum ini sangat wow banget lah,” ujar Sang Ketua Osis.

    Sumber : Humas PT. Timah Tbk

    Mungkin Suka Ini juga:
    PT Timah Bangun Sarana Literasi di SMPN 2 Simpang Katis, Sekolah: Buka Ruang Siswa Kembangkan Potensi

    PT Timah Bangun Sarana Literasi di SMPN 2 Simpang Katis, Sekolah: Buka Ruang Siswa Kembangkan Potensi

    Belajar Tak Lagi di Kelas, Mahasiswa Unsri Telusuri Langsung Proses Tambang PT Timah dari Hulu hingga Hilir

    Belajar Tak Lagi di Kelas, Mahasiswa Unsri Telusuri Langsung Proses Tambang PT Timah dari Hulu hingga Hilir

    Wisuda ke-37 UBB, Rektor Tantang Lulusan Tak Sekadar Cari Kerja, Tapi Ciptakan Dampak bagi Masyarakat

    Wisuda ke-37 UBB, Rektor Tantang Lulusan Tak Sekadar Cari Kerja, Tapi Ciptakan Dampak bagi Masyarakat

    Tanam Mangrove di Hari Mangrove Sedunia, Siswa MumTas Koba Belajar Menjaga Pesisir

    Tanam Mangrove di Hari Mangrove Sedunia, Siswa MumTas Koba Belajar Menjaga Pesisir

    PT Timah Edukasi Santri Darul Furqan Kenali Bahaya Kebakaran dan Cara Penanganannya

    PT Timah Edukasi Santri Darul Furqan Kenali Bahaya Kebakaran dan Cara Penanganannya

    Kades Perlang dan Mahasiswa Unmuh Babel Fasilitasi Nelayan Urus PAS Kecil di KSOP Pangkalbalam

    Kades Perlang dan Mahasiswa Unmuh Babel Fasilitasi Nelayan Urus PAS Kecil di KSOP Pangkalbalam