Kolong Temberan Memakan Korban

    Foto: Tim SAR Gabungan saat mencari korban. (Ist)

    INTRIK.ID, PANGKALPINANG — Kolong Temberan, Pangkalpinang memakan korban. Kali ini bocah 15 tahun hilang dan tenggelam di kolong tersebut, Sabtu (18/11/2023).

    Peristiwa itu bermula sekitar pukul 16.00 WIB ketika AZ bersama rekan-rekannya mandi di kolong Temberan. Namun melihat rekannya berasa diseberang kolong, AZ mencoba untuk menghampiri dengan berenang.

    Saat di tengah kolong, korban berhenti berenang dan meminta tolong rekannya dan sempat berusaha menolong namun justru ikut tertarik ke dalam. Beruntung rekannya berhasil melepaskan diri dan langsung meminta bantuan warga.

    Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang, I Made Oka mengatakan pihaknya mengerahkan satu tim rescue dan membuka operasi SAR gabungan untuk mencari korban.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Korban diduga kelelahan saat berenang dan akhirnya tenggelam ke dalam air kolong. Hingga pukul 19.00 malam ini, korban belum berhasil ditemukan,” ungkapnya.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Waspada Penipuan! PT Timah Tegaskan Tidak Ada Lowongan Kerja dan Tak Pernah Pungut Biaya

    Waspada Penipuan! PT Timah Tegaskan Tidak Ada Lowongan Kerja dan Tak Pernah Pungut Biaya

    Aksi Heroik di Tengah Laut: Tim SAR Gabungan Evakuasi WNA Amerika dari Kapal Pesiar Mewah di Perairan Belitung

    Aksi Heroik di Tengah Laut: Tim SAR Gabungan Evakuasi WNA Amerika dari Kapal Pesiar Mewah di Perairan Belitung

    Mayat di Tribun Lapangan Bola Namang Masih Berusia 19 Tahun

    Mayat di Tribun Lapangan Bola Namang Masih Berusia 19 Tahun

    Warga Temukan Mayat Laki-laki Tergantung di Tribun Lapangan Bola Namang

    Warga Temukan Mayat Laki-laki Tergantung di Tribun Lapangan Bola Namang

    Seorang Warga Meninggal di Sarang Ikan, Diduga Tertimpa Pipa Tambang

    Seorang Warga Meninggal di Sarang Ikan, Diduga Tertimpa Pipa Tambang

    Dijaga TNI, Komponen Alat Berat Sitaan Satgas PKH Hilang

    Dijaga TNI, Komponen Alat Berat Sitaan Satgas PKH Hilang