KNPI Minta DPRD hingga Aparat Investigasi Limbah PT Perlang Sawitindo Mas

    Caption: Utomo Manggala.

    INTRIK.ID BANGKA TENGAH– Menyikapi keresahan warga Desa Perlang dan sekitarnya terkait dugaan limbah cair pabrik kelapa sawit milik PT Perlang Sawitindo Mas ke aliran sungai dan lahan warga setempat. KNPI Kabupaten Bangka Tengah meminta hal ini diusut tuntas dan berikan keadilan kepada masyarakat.

    Ketua KNPI Kabupaten Bangka Tengah, Utomo Manggala mengecam keras dugaan kelalaian pihak perusahaan dan akan bersuara keras terkait dugaan pencemaran lingkungan tersebut.

    “Kami dari KNPI Bangka Tengah sangat menyayangkan kejadian ini. Karena ini bukan pertama kalinya persoalan limbah menjadi ancaman nyata bagi masyarakat sekitar. Generasi muda hari ini akan mewarisi lingkungan yang rusak jika tidak ada tindakan tegas dari pihak terkait,” tegasnya, Kamis (02/04/2026).

    Pihaknya juga menuntut pemerintah bersama DPRD agar segera melakukan penyelesaian terkait dugaan pencemaran lingkungan tersebut.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Kami menuntut Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah melalui Dinas Lingkungan Hidup, serta aparat penegak hukum dan DPRD untuk segera turun ke lapangan untuk melakukan investigasi secara menyeluruh dan memberikan sanksi yang tegas jika benar ada kelalaian atau pelanggaran yang dilakukan,” tegasnya.

    Selain itu, KNPI Bateng juga menyerukan agar pihak perusahaan segera menghentikan sementara operasionalnya hingga sistem pengelolaan limbah dinyatakan memenuhi standar baku mutu lingkungan yang berlaku. Organisasi kepemudaan inipun mendesak adanya kompensasi nyata bagi warga yang terdampak, serta transparansi penuh dalam proses penyelidikan.

    “Ini menjadi pengingat bagi pihak perusahaan, termasuk perusahaan pabrik CPO lainnya yang ada di Bateng bahwa pentingnya pengawasan ketat terhadap industri pengolahan sawit, khususnya dalam pengelolaan limbah cair yang berpotensi merusak ekosistem dan kesehatan masyarakat sekitar,” ingatnya.

    Ia pun berharap kedepan tidak ada lagi kejadian serupa yang terjadi di masa mendatang di Kabupaten Bateng. Untuk itu, diharapkan adanya pengawasan ketat dari dinas terkait, sehingga kejadian serupa seperti itu tidak lagi berulang.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Semoga kedepannya tidak ada lagi kejadian seperti ini. Karena persoalan lingkungan ini merupakan hal yang sakral bagi kelanjutan makhluk hidup. Kami harapkan pengawasan ketat selalu diutamakan oleh pihak terkait. Bangka Tengah memang butuh investasi, namun bukan yang merugikan masyarakat,” harapnya.

    Mungkin Suka Ini juga:
    Ironi Hari Anak Nasional, Bocah 6 Tahun di Sungaiselan Ditemukan Kurang Gizi dan Tinggal di Rumah Tanpa Listrik

    Ironi Hari Anak Nasional, Bocah 6 Tahun di Sungaiselan Ditemukan Kurang Gizi dan Tinggal di Rumah Tanpa Listrik

    Jalan Kulur-Lubuk Besar Gelap Gulita, Warga Keluhkan Kecelakaan Kerap Terjadi

    Jalan Kulur-Lubuk Besar Gelap Gulita, Warga Keluhkan Kecelakaan Kerap Terjadi

    Satu Orangtua Asuh Dampingi Satu Keluarga, Wabup Bangka Tengah Dorong Gerakan Bersama Cegah Stunting

    Satu Orangtua Asuh Dampingi Satu Keluarga, Wabup Bangka Tengah Dorong Gerakan Bersama Cegah Stunting

    Empat Hari Digelar, Lubuk Expo Vol. 2 Diharapkan Jadi Motor Penggerak UMKM

    Empat Hari Digelar, Lubuk Expo Vol. 2 Diharapkan Jadi Motor Penggerak UMKM

    PWI Bangka Tengah dan Bank Sumsel Babel Cabang Koba Perkuat Kolaborasi Dukung Pembangunan Daerah

    PWI Bangka Tengah dan Bank Sumsel Babel Cabang Koba Perkuat Kolaborasi Dukung Pembangunan Daerah

    Kejari Bangka Tengah Lelang Mobil APV dan 1,3 Ton Pasir Timah, Catat Jadwalnya!

    Kejari Bangka Tengah Lelang Mobil APV dan 1,3 Ton Pasir Timah, Catat Jadwalnya!