Kisruh Paskibraka Nasional Babel, Herman: Kasihan Psikologinya

    Foto: ilustrasi. (Net)

    INTRIK.ID, BABEL — Kisruhnya perekrutan anggota Paskibraka Nasional dari Bangka Belitung (Babel) mendapatkan perhatian dari Herman Suhadi.

    Ketua DPRD Babel itu meminta agar panitia seleksi untuk meluruskan polemik perekrutan itu agar tidak berimbas pada psikologi anggota Paskibraka tersebut.

    “Kisruh ini harus segera diselesaikan, Kesbangpol Babel selaku panitia seleksi harus jelaskan mekanisme dan alurnya agar polemik ini tidak melebar kemana-mana,” ungkapnya, Kamis (8/6/2023).

    Herman juga mengatakan pihak penyelenggara tetap harus meluruskan polemik yang saat ini sudah berkembang di masyarakat.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Kalau emang anak dari Bangka yang seharusnya terpilih, tolong segera dikembalikan haknya tapi kalaupun emang itu haknya dari Pangkalpinang tetap harus dijelaskan kenapa bisa muncul polemik ini,” tegasnya.

    Politisi partai PDI-P itu meminta agar kejadian ini bisa menjadi pelajaran bagi panitia pelaksana di tahun berikutnya.

    “Penjelasan dari tim seleksi ini harus dan sangat penting karena bisa jadi pelajaran bagi penyelenggara di tahun berikutnya. Kasihan sama anak-anak ini, anak saya juga pernah jadi anggota Paskibraka provinsi Babel tahun 2011 lalu, jadi saya tahu bagaimana rasanya,” jelas Herman.

    Sebelumnya, Ketua KNPI Bangka Adi Putra sempat mempertanyakan perubahan nama anggota Paskibraka perwakilan provinsi Babel untuk ditingkat nasional.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Ia mengatakan anggota Paskibraka asal Kabupaten Bangka, Sepvira sempat masuk dalam pasukan itu namun ketika penetapan nama siswa SMA N 1 Pemali itu hilang dan berganti dengan Bunga asal Kota Pangkalpinang.

    “Info yang kami terima Bunga ini dipaksakan untuk lolos, padahal sudah diumumkan Sepvira yang menjadi Capaska Nasional perempuan dari Babel. Kok Sepvira dari peringkat 1 menjadi peringkat 8, ini konyol,” ungkapnya kepada INTRIK.ID.

    Sebagai Purna Paskibraka Nasional 2011 lalu, Adi merasa kecewa dengan adanya intervensi dari pihak lain dalam perekrutan Paskibraka ini.

    “Tentu saya kecewa dengan keputusan ini, dan ini melukai hati seluruh insan paskibraka dan senior-senior. Ini merupakan kemunduran bagi Babel terkait pejabat-pejabat yang bersih dari KKN,” pungkasnya. (Red)

    Mungkin Suka Ini juga:
    Belitung Bersiap Mendunia, BI Gaspol Perkuat Pariwisata dan UMKM Usai Dibukanya Rute Internasional

    Belitung Bersiap Mendunia, BI Gaspol Perkuat Pariwisata dan UMKM Usai Dibukanya Rute Internasional

    Amsyar Bikin 100 Anak Terdiam, Siswa MTs Bahrul Ulum Juara 1 Duta Dongeng BI 2026

    Amsyar Bikin 100 Anak Terdiam, Siswa MTs Bahrul Ulum Juara 1 Duta Dongeng BI 2026

    Dilantik Jadi Ketua KONI Babel Periode Kedua, Ricky Kurniawan Bidik 5 Emas di PON NTB-NTT

    Dilantik Jadi Ketua KONI Babel Periode Kedua, Ricky Kurniawan Bidik 5 Emas di PON NTB-NTT

    Tingkatkan Sistem Pengamanan Operasional, PT Timah Gandeng Polda Babel

    Tingkatkan Sistem Pengamanan Operasional, PT Timah Gandeng Polda Babel

    Sebut Wartawan “Lebih dari Intel”, Kapolda Babel Instruksikan Humas Standby 24 Jam untuk Media

    Sebut Wartawan “Lebih dari Intel”, Kapolda Babel Instruksikan Humas Standby 24 Jam untuk Media

    Kapolda Babel ke Insan Pers: Berani dan Bertanggung Jawablah, Jangan Tunduk pada Pemilik Modal!

    Kapolda Babel ke Insan Pers: Berani dan Bertanggung Jawablah, Jangan Tunduk pada Pemilik Modal!