
“Bangka Belitung paska tambang harus ada transportasi ekonomi yang mana timah bukan lagi komoditas utama kita. Namun sampai saat ini, regulasi dan kebijakan kurang memihak sektor maritim, ” tegasnya.
Ia menyebutkan, pertumbuhan ekonomi saat ini dibawah 1 persen. Padahal, sektor maritim adalah peluang sektor dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
“Anggaran kita dipotong, ditaging, di efisiensi dan pangkas. Kalau semua dilakukan seperti itu di semua sektor, maka kita akan sulit mengembangkan sektor Perikanan yang menjadi potensi menumbuhkan ekonomi di Bangka Belitung, ” ungkapnya.
Ia juga menyebutkan, sampai saat ini tata kelola pemerintahan masih kurang baik karena masih banyak plt di jabatan penting seperti kepala dinas dan setda.
“Kalau mau penguatan tata kelola pemerintahan harusnya gak ada lagi plt agar ada kebijakan yang bisa dibuat dengan baik. Itu yang harus dilakukan juga di sektor Perikanan. Tata kelola pemerintah dan tata kelola pemerintahan harus difikirkan matang-matang. Apalagi kita baru mau merintis perkembangan maritim, ” tandasnya.